Breaking News:

Berita Lumajang

Gadis Umur 11 Dicabuli Ayah Tiri Sejak Desember 2020, Kini Pulihkan Mental di Polres Lumajang

Gadis 11 tahun jadi korban pencabulan ayah tirinya sejak Desember 2020. Kini pulihkan mental di Polres Lumajang.

Shutterstock via telegraphindia.com
Ilustrasi - Anak 11 tahun jadi korban rudapaksa ayah tiri di Lumajang. 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Gadis 11 tahun yang menjadi korban pencabulan ayah tirinya, akan diberi trauma healing oleh Polres Lumajang.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta mengatakan, trauma healing itu penting karena korban mengalami rasa traumatis.

"Kami berikan trauma healing agar korban tak lagi mengingat kejadian kelam sehingga mentalnya bisa pulih lagi," kata Shinta, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Dalang Penghancur Rumah Tangga Hotma-Desiree Pengusaha Lain? Ayah Tiri Bams Tak Kuat: Fotonya Jelas

Baca juga: Rhoma Irama Pernah Kaget Lihat Baju Mulan Jameela, Minta Istri Ahmad Dhani Ganti Baju: Harem

Dalam proses trauma healing itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan  Pusat Layanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lumajang.

Pendampingan akan terus dilakukan hingga korban benar-benar pulih. 

"Jadi kami akan selalu bersama korban," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang ayah tiri berinsial MS (46) tega merudapaksa anak tirinya sendiri.

Tersangka yang merupakan warga Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang itu sudah mencabuli anak tirinya sebanyak 3 kali.

Halaman
12
Penulis: Tony Hermawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved