Breaking News:

Berita Kota Kediri

Donor Plasma Konvalesen di Kota Kediri Mendapatkan 250 Kantong

Sejak mulai dicanangkan, PMI Kota Kediri telah menghimpun 250 kantong plasma dari pendonor plasma konvalesen penyintas Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Didik Mashudi)
Rapat Koordinasi PPKM Mikro secara daring yang dipimpin Plh Sekda Provinsi Jawa Timur di Command Center Balaikota Kediri, Selasa (13/4/2021). 

Reporter : Didik mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejak mulai dicanangkan, PMI Kota Kediri telah menghimpun 250 kantong plasma dari pendonor plasma konvalesen penyintas Covid-19.

Hal itu disampaikan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar pada Rapat Koordinasi PPKM Mikro secara daring yang dipimpin Plh Sekda Provinsi Jawa Timur, dihadiri Asops Kasdam V/Brawijaya, dan Karo Ops Polda Jatim di Command Center Balaikota Kediri, Selasa (13/4/2021).

Kota Kediri telah mengawali melakukan Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Pasen) untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19.

Selain kegiatan Gedor Pasien juga membuat Aplikasi Deteksi Corona dan Aplikasi Sinergi Tiga Pilar (SIGAP).

Wali kota Kediri menjelaskan, untuk kegiatan Gedor Pasen, terhitung 12 April 2021 total terhimpun plasma darah konvalesen sebanyak 250 kantong.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Imsakiyah 2021 di Tuban Bojonegoro Lamongan, Lengkap Doa Berbuka Puasa 1442 H

Baca juga: Gus Baha : Hargai Tukang Parkir, Ojek, Penjaga Toko dan Pekerja di Malam Hari Tidak Bisa Tarawih

Baca juga: Dendam Mayangsari ke Penyebar Foto Vulgarnya, Istri Bambang Trihatmodjo Sebut Hal Gila: Kerja Sama

Dari jumlah tersebut sudah didistribusikan kepada pasien Covid 19 sebanyak 236 kantong untuk 175 orang pasien.

"Sisanya 14 kantong yang ada di Kantor PMI Kota Kediri," jelasnya.

Penanganan Covid-19 juga dilakukan melalui, Aplikasi Deteksi Corona yang wajib diisi oleh penyelenggara atau penyedia jasa rapid antigen di seluruh Kota Kediri.

Hasilnya, pada PPKM V minggu kesatu jumlah masyarakat yang telah melakukan tes sebanyak 450 orang, sedangkan standar WHO 287. Bila di persentasekan sebesar 156,79 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved