Breaking News:

Berita Pasuruan

Tak Tertarik MLB, DPC PKB Pasuruan Lebih Tertarik Usung Gus Ami Maju Pilpres 2024

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menegaskan DPC PKB Kabupaten Pasuruan "baik - baik saja".

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menegaskan DPC PKB Kabupaten Pasuruan "baik - baik saja".

Hal itu disampaikan Mas Dion, sapaan akrab politisi PKB saat ditanya terkait isu Muktamar Luar Biasa (MLB) yang sudah diusulkan 113 DPC dan 10 DPW.

Mas Dion mengaku mengikuti isu itu melalui media sosial  (medsos) dan pemberitaan yang ada di media massa. Dikatakan dia, isu tidak berpengaruh di Pasuruan.

"Insyallah kondisi di daerah khususnya Pasuruan tetap solid, semakin kuat setelah penyelenggaran muscab serentak seluruh Indonesia," katanya, Selasa (13/4/2021).

Dia mengaku tidak tertarik untuk mengusulkan MLB. Ia menyebut, lebih tertarik mengusulkan dan mengusung Muhaimin Iskandar atau Gus Ami, maju Pilpres 2024.

Baca juga: Muncul Isu Muktamar Luar Biasa, Yasin Hermanto: DPC PKB Kota Blitar Kondusif

Baca juga: Cara Mendapatkan Kuota Gratis Telkomsel 30 GB di Bulan Ramadan 2021, Mudah Tinggal Tukar Kartu, Cek!

Baca juga: Ashanty Ngakak Kalung Aurel Hermansyah Dinilai Mewah 12 M, Mertua Atta Bongkar 1 Rahasia: Make Sense

"PKB Pasuruan memutuskan untuk mengusulkan Gus Ami sebagai capres dari PKB,dan meminta DPP memperjuangkan Gus Ami di Pilpres 2024," sambungnya.

Menurut Mas Dion, keputusan itu dibacakan saat muscab serentak seluruh Indonesia beberapa waktu lalu, termasuk menargetkan PKB menang dua besar nasional.

"Itu sudah final. Dan dalam waktu dekat ini, kami di DPC PKB Pasuruan akan konsolidasi untuk persiapan Musancab dan Musranting," urainya kepada TribunJatim.com.

Mas Dion melihat usulan MLB ini adalah dinamika di dalam tubuh partai besar, atau organisasi besar. PKB selalu masuk dalam lima besar partai besar di Indonesia.

"Wajar ada dinamika seperti itu. Namanya organisasi besar pasti ada dinamikanya. PKB juga punya pernah pengalaman konflik panjang," ujar dia.

Disinggung apa ada terkait pelanggaran AD/ART dibawah kepemimpinan Gus Ami, ia mengatakan tidak ada pelanggaran AD/ART.

Menurutnya, yang ada hanya pergesaran konstitusi dari lama menuju baru, dan itu terjadi di muktamar Bali beberapa waktu lalu.

"Kalau saya melihatnya produk muktamar Bali, produk terbaik yang bisa menghindarkan partai dari perbedaan pandangan yang terlalu tajam," pungkas kepada TribunJatim.com.

Berita tentang PKB Pasuruan

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved