PT SSP Batalkan Wacana Pembangunan Real Estate usai Didemo Warga Prigen, Ubah Jadi Wisata Alam
Perusahaan akhirnya sepakat untuk mengurungkan niat pembangunan real estate tersebut.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- PT SSP sepakat untuk mengurungkan niat pembangunan real estate setelah melihat banyak penolakan dari warga Prigen.
- Konsep pun diubah dari rencana awal pembangunan real estate menjadi kawasan wisata alam terpadu.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - PT Stasiunkota Sarana Permai (SSP) memastikan batalnya wacana pembangunan real estate di lereng Gunung Arjuno-Welirang yang sempat disosialisasikan.
Manajemen perusahaan sepakat untuk mengurungkan niat pembangunan real estate tersebut setelah melihat banyak gelombang penolakan dari warga Prigen.
Baca juga: Sidak SPBU & SPBE, Kapolres Sumenep Tegaskan Stok BBM Aman, Sebut Isu Kenaikan 1 April Hoaks
Saat dikonfirmasi, salah satu staf PT SSP, Teguh Djatmiko, membenarkan keputusan manajemen yang memperhatikan dan mempertimbangkan aspirasi warga.
"Manajemen sudah memastikan tidak akan melanjutkan wacana pembangunan real estate di sana," kata Teguh saat dihubungi, Rabu (1/4/2026) sore.
Disampaikannya, kondusifitas warga harus menjadi salah satu dasar pembangunan real estate.
Lantaran banyak yang menolak, maka wacana ini diurungkan.
Perusahaan tersebut, saat ini, sedang mempertimbangkan perubahan konsep dari rencana awal pembangunan real estate menjadi kawasan wisata alam terpadu.
"Perubahan konsep menjadi wisata alam terpadu ini merupakan bagian dari upaya kami mendengarkan aspirasi tokoh masyarakat, tokoh-tokoh di sana," urainya.
Menurutnya, konsep baru dirancang berbeda dengan rencana sebelumnya.
Pengembangan wisata tidak akan dilakukan dengan pembukaan lahan secara besar-besaran.
Selain itu, kata Teguh, perusahaan juga berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut agar tetap terjaga.
"Kami tidak ingin keberadaan kami justru merugikan masyarakat atau menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan," jelasnya.
"Karena itu rencana awal kami ubah," ucap Teguh.
Ia menambahkan, konsep pengembangan kawasan saat ini masih dalam tahap kajian oleh konsultan serta sejumlah perguruan tinggi.
| Pemkab Pasuruan Tegaskan Belum Ada Pengajuan Izin PT SSP, Mas Rusdi Minta Investasi Tetap Kondusif |
|
|---|
| Pansus Real Estate Matangkan Rekomendasi Alih Fungsi Lahan Lereng Gunung Arjuno-Welirang |
|
|---|
| Pansus Real Estate Prigen Tepis Isu Keretakan, Siapkan Rekomendasi di Akhir April: Semuanya Terecord |
|
|---|
| Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup hingga 2026, Wisatawan Gagal Rayakan Tahun Baru di Puncak |
|
|---|
| Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka, Lewat Jalur Sumber Brantas Kota Batu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-menolak-rencana-pembangunan-real-estate-di-lereng-Gunung-ArjunoWelirang.jpg)