Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ahli Bedah Syok Bongkar Isi Perut Buaya Tua, Terjawab Kejanggalan di Kampung 25 Tahun Lalu: Mustahil

Ahli bedah dibuat syok saat bongkar isi perut buaya tua yang sudah lama merugikan satu kampung dan melahirkan kasus-kasus janggal.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Daily Mail
Detik-detik buaya ditangkap di sebuah kampung dan daerah pemukiman warga 

"Buaya kita temukan kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian," ungkap Sajani.

Setelah ditemukan, lanjut Sajani, buaya ditombak bagian kepala dan dibiarkan melemah beberapa jam dalam air.

"Setelah itu kita tarik buaya ke darat dan dibelah perut ditemukan jasad korban dan dibawa ke rumah duka," tutur Sajani.

Sebelumnya, seorang warga asal Tiku, Agam, Sumatera Barat, N (50) ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Batang Masang, Agam, Jumat (12/2/2021).

N yang merupakan pencari rumput itu sebelumnya dinyatakan hilang, Kamis (11/2/2021) saat menyabit rumput di areal pinggir sungai.

"N ditemukan tewas dengan sejumlah luka gigitan di bagian tubuh dan ada sebagian tangan dan kaki hilang diduga karena dimangsa buaya," kata Koordinator SAR Pasaman, Zulfahmi yang dihubungi Kompas.com ( grup TribunJatim.com ), Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Tak Kuat Rina Gunawan Ucap 1 Kalimat ke Teddy sebelum Wafat Capek Ayah, Tersengal Pakai Ventilator

Zulfahmi menjelaskan korban ditemukan sekitar 1 meter dari lokasi kejadian.

Diduga setelah dimangsa, korban dibawa buaya ke daerah penemuan jenazah itu.

Zulfahmi mengatakan jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

"Sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," kata Zulfahmi.

Sementara Kepala Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam, Ade Putra mengakui korban besar kemungkinan dimangsa buaya.

"Melihat kondisi tubuh korban, kemungkinan besar dimangsa buaya. Buaya kalau memangsa manusia tidak habis dimakan, hanya sebagian saja," kata Ade.

Ade juga mengatakan bekas gigitan juga memperlihatkan ciri-ciri khas buaya.

Selain itu, Ade menyebutkan aliran sungai Batang Masang merupakan habitat buaya.

"Bisa saja saat menyabit rumput itu, ada buaya yang sedang bersarang sehingga menyerang korban. Aliran sungai itu memang banyak buaya," kata Ade.

Baca kumpulan berita terkait buaya

Baca kumpulan berita terkait berita viral lainnya

Sumber: Intisari
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved