Berita Tulungagung
Pembangunan Fisik Rumah Sakit Campurdarat Tulungagung Dilelang Tahun Ini
Pemkab Tulungagung meneruskan upaya pembangunan rumah sakit tipe D di wilayah selatan.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : David Yohanes | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung meneruskan upaya pembangunan rumah sakit tipe D di wilayah selatan.
Rumah sakit ini nantinya akan menempati lahan di Puskesmas Campurdarat.
Sementara layanan Puskesmas Campurdarat dipindah ke Puskesmas Wates, yang sebelumnya berstatus Puskesmas Pembantu.
“Saat ini sedang mengerjakan perencanaannya. Setelah itu baru akan dilakukan lelang fisik,” terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmat.
Direncanakan lelang fisik sudah bisa dilakukan ada bulan depan.
Total pembangunan rumah sakit ini menghabiskan biaya Rp 21 miliar.
Baca juga: Akhirnya Terjawab Sebab Iis Dahlia Salah Lirik Marhaban Tiba, 1 Pemicu Buat Tak Fokus: Susah Ya
Baca juga: Terungkap Sudah Alasan Amanda Manopo Hapus Foto Behijab, Padahal Dipuji, Andin: Cuma Ngebantuin
Baca juga: Tragedi Sahur, Pemain Hadrah di Gresik Dikeroyok Geng Motor, CCTV Jadi Petunjuk, Ungkap Penyebab?
Desainnya nanti ada dua lantai, dengan kapasitas maksimal mencapai 100 pasien.
“Karena rumah sakit D, minimal 50 tempat tidur. Tapi setingan akhir nanti bisa mencapai 100 tempat tidur,” ujar Kasil.
Rencana pembangunan rumah sakit tipe D ini pada awalnya untuk meratakan layanan kesehatan yang terfokus di RSUD dr Iskak.
Dengan rumah sakit baru ini diharapkan bisa mengurangi beban RSUD dr Iskak.
Namun kini fungsi rumah sakit ini semakin vital, karena RSUD dr Iskak akan berubah status menjadi rumah sakit rujukan provinsi.
“RSUD dr Iskak ditunjuk menjadi rujukan provinsi karena kemampuannya. Sementara RSAA Malang akan jadi rujukan nasional,” ungkap Kasil kepada TribunJatim.com.
Perubahan status ini masih dalam proses di Kementerian Kesehatan.
Dengan status ini rumah sakit milik Pemkab Tulungagung ini sekurangnya mengampu lima daerah.
RSUD dr Iskak juga menjadi rumah sakit rujukan penyakit jantung dan pembuluh darah.
“Karena itu setelah lelang fisik, secepatnya bisa dikerjakan,” sambung Kasil.
Puskesmas Campurdarat selama ini menjadi salah satu Puskesmas rawat inap di wilayah selatan.
Keberadaannya sangat membantu pasien yang jauh dari RSUD dr Iskak.
Puskesmas ini banyak melayani masyarakat dari wilayah selatan, terutama di kawasan pegunungan.
Sementara RSUD dr Iskak juga kerap mengalami antrean pasien di IGD, karena ruang perawatan penuh.
Rumah sakit ini baru saja meluncurkan gedung perawatan baru setinggi lima lantai.
Namun dengan status sebagai rujukan provinsi, ruang perawatan baru ini juga akan penuh.
Karena itu rumah sakit penyangga di pinggiran diharapkan bisa mengurangi beban.
Berita tentang Pemkab Tulungagung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-tulunggaung-puskesmas-campurdarat-yang-akan-diubah-menjadi-rs-tipe-d.jpg)