Breaking News:

Berita Gresik

Bau Tidak Sedap Dari Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Raya Duduksampean Gresik

Pengguna Jalan Raya Duduksampean, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik resah melihat tumpukan sampah berserakan, Sabtu (17/4/2021).

sugiyono/surya
Tumpukan Sampah berserakan di tepi jalan nasional Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampean, Sabtu (17/4/2021). 

Reporter : Sugiyono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pengguna Jalan Raya Duduksampean, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik resah melihat tumpukan sampah berserakan, Sabtu (17/4/2021).

Tumpukan sampah tersebut mengakibatkan saluran air menjadi tersumbat dan merusak lingkungan.

Tumpukan sampah plastik tersebut menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, di saat musim hujan juga bisa mengakibatkan genangan air, sebab saluran air tersumbat.

"Iya itu ada tumpukan sampah plastik berserakan di tepau jalan raya Duduksampean. Padahal itu jalan nasional, tapi warga membuang sampah sembarangan," kata Rudi, warga Cerme, Gresik saat melintas.

Baca juga: Semifinal Piala FA - Prediksi Skor Chelsea Vs Manchester City Versi FIFA 21

Baca juga: Kepayahan, Aurel sampai Panik Atta Rajin Ajak Berhubungan Intim, Suami: Tiap Hari Itu Harus Sering

Baca juga: Kemana Istri JT Pria Penganiya Perawat RS Siloam? Tuding Korban Psikopat, Suami Gelisah Digiring

Dari tumpukan sampah tersebut, Rudi berharap agar pemerintah daerah betul-betul memperhatikan kebersihan lingkungan. Apalagi, sampah plastik sulit terurai oleh bakteri, sehingga sampah plastik akan merusak lingkungan.

"Pemerintah daerah, melalui pemerintah desa dan Kecamatan, harusnya tanggap terhadap kebersihan lingkungan," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Mokhammad Najikh, mengatakan, untuk menjaga kebersihan lingkungan diperlukan kerja bakti bersama masyarakat dan Pemerintahan Desa.

"Diharapkan, dengan kerja bakti, publik tahu dan mau atau sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," kata Najikh kepada TribunJatim.com.

Menurut Najikh, pentingnya kerja bakti karena tempat tersebut merupakan sarana publik, sehingga harus melibatkan masyarakat sekitar. Selain itu, dengan kerja bakti, sekaligus sebagai pendidikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Kerja bareng-bareng atau gotong royong sebagai sarana edukasi bahwa pola hidup bersih dan sehat pekerjaan bersama," imbuhnya.

Untuk itu, diharapkan pihak Pemerintahan Desa setempat untuk mengirimkan surat ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, agar tim bisa menyiapkan sarana prasarana untuk mengangkut sampah tersebut.

"Kami siapkan armada dan personil secukupnya untuk mendukung kerja bakti," katanya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Sampah

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved