Ramadan 2021
Serasa Ngabuburit di Mekkah, Menu Buka Puasa Khas Timur Tengah di Surabaya Utara
Bagi Anda yang ingin menikmati sensasi berwisata kuliner ke Mekkah tanpa perlu pergi ke Mekkah sungguhan, Kota Surabaya bisa jadi pilihan yang tepat
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Yoni Iskandar
Reporter : Fikri Firmansyah | Editor : Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bagi Anda yang ingin menikmati sensasi berwisata kuliner ke Mekkah tanpa perlu pergi ke Mekkah sungguhan, Kota Surabaya bisa jadi pilihan yang tepat.
Pasalnya, di wilayah Surabaya bagian utara, ada tempat wisata religi yang punya spot wisata bak di timur tengah, yakni Kampung Arab Surabaya.
Berada di Kompleks Makam Sunan Ampel, Surabaya, kawasan Kampung Arab Surabaya memiliki banyak spot wisata khas timur tengah yang menggoda mata, seperti spot wisata untuk berbelanja, sejarah dan kuliner. Sehingga sangat cocok untuk dipilih sebagai tempat ngabuburit sambil menunggu tiba waktu berbuka puasa
Untuk spot wisata kuliner khas akan timur tengah di kawasan ini yang cocok untuk menu buka puasa ada nasi kebuli, kurma dan bubur gandum.
Baca juga: Omzet Jualan Kurma di Embong Arab Kota Malang Capai Rp 150 Juta Per Hari, Kurma Sukari Paling Dicari
Baca juga: Polisi Bubarkan Balap Liar di Mojokerto, Sita Puluhan Motor Protolan dan Knalpot Brong
Baca juga: Demi Konten TikTok, Sekumpulan Bocah di Surabaya Perang Sarung, Polisi Temukan Sarung Isi Kerikil
Sedangkan untuk yang khas Melayu ada Roti Jala.
Harga yang ditawarkan oleh para penjual beragam kuliner khas timur tengah ditempat ini juga sangat hemat di kantong.
Penjual roti jala dan bubur gandum, Nurul Inayah mengatakan untuk roti jala dan bubur gandum kambing sama-sama dihargai Rp 15.000.
"Untuk makanan khas timur tengah yang saya jual ada bubur gandum, sedangkan yang khas melayu ada roti jala" ujar Inayah kepada TribunJatim.com, Sabtu (17/4/21).
Inayah menjelaskan, bubur gandum sendiri adalah makanan khas Arab.
"Kalo di Arab, ini namanya bubur harissa," ujar Wanita keturunan Yaman yang tinggal di Kawasan Kampung Arab Surabaya itu.
Dikatakannya juga, bubur gandum sendiri makanan yang dibuat dengan campuran gandum, nasi, daging kambing dan rempah-rempah.
Ditanyai soal cara pembuatannya, Inayah mengatakan, gandum dan beras dimasak dulu, direndam semalaman, setelahnya disatukan dengan santan yang agak encer.
"Kemudian, setelah mendidih, baru dimasukkan daging kambing dan rempah-rempah yang terdiri dari jahe, laos, bawang putih, dan kayu manis yang sudah dihaluskan," jelasnya.
Sementara itu, Abdul Khadir, penjual nasi kebuli mengungkapkan harga nasi kebuli yang ia jual dihargai Rp. 48.000.
Sedangkan, Ukasa, penjual kurma secara box dan eceran mengatakan untuk kurma yang dijual secara eceran atau per kilo hanya kurma mesir.
"Kurma mesir per kilonya saya jual seharga Rp. 40.000," kata Ukasa kepada TribunJatim.com.
Berita tentang Kampung arab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-bubur-harissa-atau-bubur-gandum-yang-ada-di-kampung-arab-surabaya.jpg)