Berita Mojokerto
Bazar Murah Saat Uji Coba di Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan melakukan uji coba pemanfaatan Rest Area dan Pusat Oleh-oleh di Jalan Raya By Pass, Kelurahan
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan melakukan uji coba pemanfaatan Rest Area dan Pusat Oleh-oleh di Jalan Raya By Pass, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Pelaksanaan uji coba pasar Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan tersebut
dalam rangka pemulihan ekonomi yang menyediakan sarana dan prasarana perdagangan bersamaan saat bulan Ramadan 2021.
"Rest area ini kan belum resmi diresmikan oleh Ibu Walikota, karena masih dalam proses Appraisal. Masyarakat juga masih proses menyampaikan proposal untuk dapat menempati stand," ungkap Plt,Kepala Disperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya, Rabu (21/4/2021).
Baca juga: Ada Motor Cruiser Tanpa Rantai di IIMS Surabaya: Keeway V250F1 Jadi Andalan BPM Gaet Konsumen
Ani mengatakan berdasarkan petunjuk Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari pihak Pemerintah Daerah akan melakukan uji coba pemanfaatan pasar Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan untuk bazar murah aneka macam kuliner
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Apalagi, bangunan Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan tampak sudah selesai. Area parkir cukup luas untuk menampung puluhan kendaraan bermotor.
"Rencananya uji coba kami laksanakan mulai Kamis 29 April sampai 3 Mei 2021 pekan depan, jadi itu sementara pemanfaatan rest area sambil menunggu hasil Appraisal yang penting Prokes nomor satu," terangnya.
Disperindag telah mengumpulkan pelaku UMKM terkait sosialisasi jadwal dalam uji coba di pasar Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan. Hasil pertemuan itu pelaku UMKM mengusulkan perpanjangan jam operasional saat Bazar Ramadan.
"Awal kita buka pukul 13.00 WIB sampai 17.00 WIB namun UMKM minta sampai malam dan diizinkan maksimal pukul 22.00 WIB," bebernya.
Ani menyebut pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi efektifitas dalam
uji coba pasar Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan tersebut.
"Nanti kita lihat respon pasar seperti apa jika memang peluang besar, potensi pasar terbuka, kami akan usulkan ke Bu Wali Bazar murah," jelasnya.
Dia tetap optimistis meski ada rencana larangan mudik lebaran saat masa uji coba pasar Rest Area dan Pusat Oleh-oleh Gununggedangan. Nantinya, perpanjangan secara mandiri oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Mengingat Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya dan Lamongan boleh mudik, maka jika menurut kajian Satgas boleh buka terus bazarnya, menapa nggak dilanjut kita lihat aja nanti perkembangannya," ucap Ani. (don/ Mohammad Romadoni).
Kumpulan berita Mojokerto terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bazar-murah-di-rest-area-di-mojokerto.jpg)