Dukung Pembangunan Bangsa, ITS Kembali Lahirkan 264 Insinyur Baru
Dalam lima tahun ke depan Indonesia akan kekurangan sekitar 200 ribu tenaga insinyur. ITS berupaya menghasilkan tenaga insinyur berkualitas.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Yoni Iskandar
Sulvi Sofiana/ surya
Penyerahan 264 insinyur baru dari Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) pada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) secara daring, Sabtu (24/4/2021).
Di balik banyaknya lulusan yang sudah bergabung, Bisri mengungkapkan persebaran lulusan insinyur ini kurang merata. Terdata daerah Pulau Madura masih sedikit sekali penyumbang lulusan insinyur, sehingga hal ini sangat jauh dalam pemenuhan target lulusan di wilayah Jawa Timur.
“Mengingat hal tersebut, saya berharap ITS sebagai kampus teknologi dapat terus menjaring dan meluluskan lebih banyak insinyur agar kita semua bisa terus menjadi aktor utama dalam lompatan pembangunan, khususnya teknologi di Indonesia,” pungkas Prof Dr Ir H Mohammad Bisri MS IPU kepada TribunJatim.com.
Berita Surabaya ITS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-penyerahan-264-insinyur-baru-dari-program-studi-program-profesi-insinyur-psppi.jpg)