Breaking News:

Berita Viral

Titik Terang Identitas Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun, 'Moga Tak Lama', Sang Diver Ojol Pilu

Polisi pun angkat bicara soal pengembangan kasus sate beracun di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Tribun Jogja
Bandiman sang driver ojol memperlihatkan foto anaknya yang meninggal seusai menyantap paket sate misterius, Senin (26/4/2021) 

TRIBUNJATIM.COM - Mulai terlihat titik terang terungkapnya identitas wanita misterius pengirim sate beracun via ojol atau ojek online.

Kondisi Bandiman, driver ojol yang anaknya tewas karena makan sate beracun itu pun pilu.

Polisi pun angkat bicara soal pengembangan kasus sate beracun di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini.

Potret Naba, ilustrasi sate beracun, dan Bandiman, ayah Naba sang driver ojol.
Potret Naba, ilustrasi sate beracun, dan Bandiman, ayah Naba sang driver ojol. (Facebook via TribunBanten dan KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)

Dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, hingga kini polisi terus menyelidiki keberadaan wanita misterius pengirim sate beracun yang menewaskan anak Bandiman (36) yang bernama Naba.

Dari hasil penyelidikan sementara, wanita tersebut diduga berusia 25 tahun dan memiliki ciri-ciri berkulit putih dengan dan tinggi badan lebih kurang 160 sentimeter.

"Baru ciri-ciri, untuk identitasnya semoga tidak lama lagi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bantul AKP Ngadi saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Akhir Nasib Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun via Ojol, Terancam Pidana Mati? Polisi: Kantongi

Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman closed-circuit television (CCTV) di sekitar lokasi Bandiman menerima order di Jalan Gayam.

Berdasar keterangan saksi dan rekaman CCTV, wanita terduga pelaku berusia sekitar 25 tahun, kulitnya putih, dan tinggi badannya berkisar 160 sentimeter.

Saat bertemu Bandiman di Jalan Gayam, Kota Yogyakarta, wanita tersebut mengenakan pakaian berwarna krem, Minggu (25/4/2021).

"Untuk anggota sedang bekerja melakukan pendalaman mengumpulkan beberapa CCTV di lokasi dan memintai keterangan para saksi-saksi," tutur Ngadi, Rabu (28/4/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved