Berita Jatim
Konektor Masker, Peluang Usaha yang Makin Moncer di Tengah Pandemi
Dengan begitu, hijabers tak perlu mengaitkan tali masker ke telinga. Cukup dengan menggunakan konektor masker, maka penggunaan masker pun bisa dengan
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemakai masker bagi perempuan yang menggunakan hijab tidak bisa asal-asalan.
Butuh sebuah konektor sebagai penyambung.
Dengan begitu, hijabers tak perlu mengaitkan tali masker ke telinga. Cukup dengan menggunakan konektor masker, maka penggunaan masker pun bisa dengan cara ditalikan bak seperti sabuk.
Sejalan dengan kondisi itu, bisnis konektor masker juga kian moncer.
Batik Wistara, satu diantara pengusaha konveksi khusus batik pun tak ingin ketinggalan memanfaatkan peluang tersebut.
Sejak awal tahun 2021 batik wistara telah merambah bisnis dengan memproduksi konektor masker.
Sebelumnya UMKM batik yang cukup tenar di Surabaya itu hanya memproduksi kain batik, pakaian batik dan masker batik saja.
Owner Batik Wistara, Ariyono Setiawan mengaku konektor masker hasil produksinya diambil dari limbah kain batik pembuatan masker.
Baca juga: Cerita Lucu Duo Perantau Cantik Asal Jakarta di Surabaya, Enggan Akui Curi Start Mudik
"Jadi sejalan dengan melihat peluang yang apik akan keberadaan dan fungsi konektor masker ini. Saya ingin memanfaatkan kain dari limbah produksi batik untuk membaut konektor masker batik," ujarnya kepada TribunJatim.com di Rumah Produksi Wistara di Surabaya. Senin (3/5/22).
Profit dari bisnis konektor masker yang telah ia implementasikan pun cukup menggiurkan.
"Sebulan saya bisa mendulang profit 2,5 juta dari bisnis konektor masker ini saja atau kontribusi dari bisnis konektor terhadap keseluruhan produk seperti kain batik, pakaian batik dan masker mencapai 10 persen," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Ari itu juga mengatakan per harinya dengan total karyawan berjumlah 7 ia mampu menghasilkan 100 konektor.
"Konektor ini mudah pembuatnya, jadi karyawan saya bisa memproduksi 100 konektor per hari," terangnya.
Ditanyai soal harga, ia mengatakan konektor masker batik yang ia jual cukup hemat dikantong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/konektor-masker-batik-hasil-produksi-umkm-batik.jpg)