Berita Kediri

Pemkab Kediri Siapkan Dua Tempat Isolasi Mandiri Covid-19 Bagi Pekerja Migran

Pemerintah Kabupaten Kediri siapkan dua tempat isolasi mandiri untuk pekerja migran luar negeri yang datang.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid
BPBD Kabupaten Kediri saat melakukan penjemputan para pekerja Migran Indonesia 

Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri siapkan dua tempat isolasi mandiri untuk pekerja migran yang datang.

Diketahui sebelumnya bahwa sejak tanggal 24 April 2021, puluhan pekerja migran telah datang di Kabupaten Kediri.

Mereka semua datang dengan menjalani serangkaian proses pemeriksaan kesehatan seperti swab antigen, untuk mencegah penularan Covid-19.

Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tempat isolasi Mandiri di Wisma Atlet dan SD Pelem II Pare.

"Waktu tanggal 30 April ada 4 orang yang kami jemput. Kemudian tanggal 1 Mei ada 11 orang, semuanya di isolasi di Wisma Atlet Pare," jelasnya Senin (3/5/2021).

"Selanjutnya tanggal 2 Mei ada 21 orang dan tanggal 3 Mei ada 8 orang yang datang, mereka semua akan dilakukan isolasi mandiri di SD Pelem II Pare," imbuh Slamet Turmudi.

Sementara itu menurut Slamet Turmudi pihaknya akan melakukan penjemputan sebanyak 23 orang di Surabaya.
"Besok kami akan jemput lagi untuk dilakukan proses pemeriksaan tes swab," jelasnya.

Slamet Turmudi mengatakan bahwa semua pekerja migran Indonesia yang berada di tempat isolasi mandiri Pemkab Kediri akan menjalani tes pada hari ketiga.

"Jika setelah tiga hari jalani isolasi mandiri di Wisma Atlet atau SD Pelem II hasilnya negatif Covid-19. Maka semua pekerja migran akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, menambahkan Kepala Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Abdul Khamid menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi mengenai kedatangan pekerja imigran Indonesia.

"Kalau di desa saya ada 1 pekerja migran dari Hongkong. Informasinya besok datang ke Kabupaten Kediri. Nanti jika hasil Swabnya negatif, pemdes sudah siapkan ruangan isolasi mandiri Covid-19," tutur Abdul Khamid yang menjadi Sekertaris Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Kediri.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved