Berita Kota Malang

Proposal PKM Unisma Malang yang Mendapat Pendanaan Tahun 2021 Meningkat

Proposal PKM Universitas Islam Malang atau Unisma yang mendapat pendanaan pada tahun 2021 ini meningkat.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA
Ilustrasi - Proposal PKM Unisma Malang yang Mendapat Pendanaan pada Tahun 2021 Meningkat. 

Reporter: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (Unisma) yang didanai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Tahun ini ada 16 PKM dari pengajuan 666 proposal.

"Untuk di tingkat LL Dikti Jatim, dengan 16 proposal PKM berada di peringkat empat. Tahun lalu di peringkat delapan," jelas Wakil Rektor 3 Unisma, Badat Muwakhid pada TribunJatim.com, Sabtu (8/5/2021).

Menurutnya, meski belum memenuhi target, namun sudah bagus dibanding perolehan perguruan tinggi swasta (PTS) lainnya.

Ia menyebut ada PTS lain yang proposal pendanaan sama mencapai 16 PKM, namun nilai pendanaan untuk proposal PKM Unisma cukup besar. Ada yang memperoleh Rp 8 juta sampai Rp 11 juta per proposal.

"Besaran pendanaan untuk tim PKM Unisma cukup besar. Karena itu berada di peringkat empat LL Dikti Jatim. Maka Unisma meminjami ke tim PKM agar segera dikerjakan," tambah Badat.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan mahasiswa penerima pendanaan PKM. Tujuannya agar bisa dikerjakan optimal sehingga bisa mengerjakan dengan tepat waktu. 

Termasuk publikasinya karena juga memberi nilai lebih. Setelah pendanaan, berikutnya diharapkan ada yang lolos ke Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional).

Baca juga: Gerakan 1500 Proposal Buat Universitas Brawijaya Malang di Peringkat Empat Perolehan Pendanaan PKM

"Harapannya nanti ada yang bisa lolos ke Pimnas. Targetnya lebih dari 10 yang lolos Pimnas," katanya.

Menurut Badat, setiap tahun ada tim PKM Unisma melaju ke Pimnas. Hanya pada 2020 lalu yang tidak ada ke Pimnas. 

Untuk menggairahkan mahasiswa ke PKM, Badat menyebut ada alur kerjanya.

Setiap tahun, mahasiswa baru dikenalkan lewat kegiatan Master Maba. Mereka kemudian dilatih membuat proposal.

Setiap 10 mahasiswa didampingi oleh satu dosen pembimbing. Maka semester dua biasanya kemampuan mahasiswa meningkat. Sehingga dari 4000an mahasiswa, maka diambil 1000 proposal.

Kemudian dari 1000 proposal itu digodok lagi dan bisa menghasilkan 400 proposal. Tambahan proposal PKM didapat dari mahasiswa semester 4. Sehingga menghasilkan kuota 666 proposal.

"Rutinnya seperti ini. Proposal mahasiswa digodok dosen pembimbing untuk dipoles lagi," jelasnya.

Tahun ini pendanaan terbanyak diperoleh mahasiswa FKIP. Selanjutnya ada tim dari FMIPA, Kedokteran, Teknik, Pertanian dan Peternakan.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved