Arti Kata

Arti Kata 'Lebaran', Sering Disebut Nama Lain Hari Raya Idul Fitri, Berikut Asal Usul Istilahnya

Di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri memiliki nama lain, kerap kita sebut dengan "Lebaran". Apa maknanya?

Tayang:
PATTIRO
Arti kata Lebaran, nama lain Hari Raya Idul Fitri. 

Editor: Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang paling ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia.

Setelah menjalani puasa Ramadan selama satu bulan penuh, Hari Raya Idul Fitri dianggap menjadi titik balik seorang muslim untuk kembali suci. 

Di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri memiliki nama lain, kerap kita sebut dengan "Lebaran".

Sementara, Hari Raya Idul Adha memiliki istilah lain Lebaran Haji atau Lebaran Besar, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kata Lebaran bahkan lebih banyak digunakan di kalangan masyarakat karena lebih ringkas.

Bagaimana asal-usul penggunaan istilah Lebaran merujuk pada Hari Raya Idul Fitri?

Baca juga: Arti Kata Minal Aidin Wal Faizin, Ucapan Khas Lebaran di Indonesia, Makna Sering Disalahartikan

ILUSTRASI Hari Raya Idul Fitri.
ILUSTRASI Hari Raya Idul Fitri. (Freepik)

Belum ada sumber otentik

Pengamat bahasa Indonesia Ivan Lanin mengatakan, sejauh ini ia belum menemukan sumber otentik tertulis terkait asal kata Lebaran dan kapan kata itu mulai dipakai.

"Yang jelas, kata itu tidak dikenal dalam bahasa Arab dan bukan berasal dari bahasa itu," kata Ivan Lanin saat dihubungi Kompas.com ( grup TribunJatim.com ), Kamis (6/5/2021).

Namun, beberapa sumber tersier menuliskan, kata itu kemungkinan berasal dari bahasa daerah.

Ada empat bahasa daerah yang disebut menjadi asal kata Lebaran, yaitu bahasa Jawa "lebar" (selesai), bahasa Sunda "lebar" (melimpah), bahasa Betawi "lebar" (luas), dan bahasa Madura "lober" (tuntas).

Dalam tulisan sastrawan Sunda Mas Ace Salmun Raksadikaria, kata Ivan Lanin, kata Lebaran bahkan disebut berasal dari tradisi Hindu.

Baca juga: Arti Kata Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Ucapan Populer saat Idul Fitri, Ini Cara Menjawabnya

"Konon, ada tulisan dari Mas Ace Salmun Raksadikaria, sastrawan Sunda, yang menyatakan kata itu berasal dari tradisi Hindu pada tulisannya dalam sebuah majalah (1954)," jelas dia.

"Konon juga, budayawan Umar Khayam menyatakan bahwa tradisi perayaan Lebaran dimulai pada abad ke-15 di Jawa oleh Sunan Bonang, salah seorang anggota Wali Songo," lanjut Ivan Lanin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved