Breaking News:

Berita Magetan

Lanud Iswahjudi Magetan dan Tim Gabungan Sita 9 Balon Udara

untuk antisipasi kecelakaan udara akibat balon udara yang banyak diterbangkan warga Kabupaten Ponorogo, namun dampak dari balon udara yang diderita

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Balon udara yang berhasil disita petugas di Magetan 

Reporter: Doni Prasetyo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - untuk antisipasi kecelakaan udara akibat balon udara yang banyak diterbangkan warga Kabupaten Ponorogo, namun dampak dari balon udara yang diderita warga di Ngawi, Ponorogo, Magetan, Pacitan dan Trengalek saat hari besar keagamaan, warga di sebagian setampat.

"Lanud iswahjudi bekerjasama dengan Koramil, Polsek dan ormas setempat temukan 9 balon udara sebagai barang bukti. Razia balon udara ini untuk antisipasi kecelakaan udara, akibat menabrak balon udara,"kata plt Kepala Dinas Penerangan Iswahjudi Kapten Yudha, kepada Surya, Senin (17/5).

Tim gabungan yang diganding Lanud Iswahjudi razia balon udara itu, personil Polsek Ponorogo, Koramil, organisasi massa dan warg setempat.Tim gabungan menyasar seluruh kawasan Ponorogo, mencegah dan mengantisipasi adanya masyarakat yang menerbangkan balon udara.

"Hasil patroli di area Kecamatan Sukorejo, Poborogo mulai dari Desa Sukorejo, Desa Bangunrejo, Desa Karang Lor dan Desa Gandu Kepuh, didapat sembilan barang bukti berhasil diamankan,"diungkapkan Kapten Yudha.

Dikatakan Agus, razia gabungan ini sekaligus sosialisasi cegah kecelakaan udara. Razian penerbangan balon udara ini akan terus dilaksanakan di seluruh Karesidenan Madiun.

"Kita himbau, agar masyarakat tidak menerbangkan balon udara secara liar. Dan sebisanya menghentikan tradisi menerbangkan balon udara ini,"kata AKP Yudha.

Dijelaskan, balon udara yang diterbangkan secara liar sangat membahayakan bagi keselamatan penerbangan. Kalaupun ingin menerbangkan harus terorganisir, mematuhi ketentuan yang ada dan mendapatkan izin dari otoritas penerbangan, TNI dan Polri.

Baca juga: Kediri Gempar, Curiga Tetangga Tak Keluar Rumah 3 Hari, Warga Mojoroto Kaget Tahu Kondisi Tetangga

"Balon udara liar ini dapat mengganggu lalu lintas penerbangan dan juga membahayakan penumpang pesawat,"kata Kapten Yudha.

Bagi pemilik balon udara, siapa saja yang melanggar regulasi menerbangkan balon udara, dkenai sanksi UU nomor 1 Tahun 2009 pasal 411, dengan ancaman hukuman penjara selama dua tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp500.000.000.

"Tidak hanya itu, razia sekaligus sosialisasi ini agar masyarakat mengerti, memahami dan teredukasi, kalau menerbangkan balon udara liar sangat membahayakan keselamatan penerbangan, juga rumah penduduk,"katanya.(tyo).

Kumpulan berita Magetan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved