Breaking News:

Berita Pasuruan

Kesal Tak Diberi Kabar, Pemuda di Pasuruan Tega Aniaya Tunangan di Warung Makan, Aksi Terekam CCTV

Satreskrim Polres Pasuruan Kota mengamankan seorang pemuda berusia 23 tahun yang diduga kuat terlibat dalam kasus penganiyaan, Selasa (25/5/2021) sian

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
pelaku, dan screenshoot pemukulan yang terekam CCTV. 

Reporter: Galih Lintartika I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota mengamankan seorang pemuda berusia 23 tahun yang diduga kuat terlibat dalam kasus penganiyaan, Selasa (25/5/2021) siang.

Dia adalah Ahmad Bagus Cahyono warga Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Pemuda ini diamankan pihak kepolisian setelah menganiaya tunangannya sendiri atau calon istri yakni LU, warga Gondangwetan, Pasuruan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, kasus ini terungkap setelah video penganiayaan tersangka terhadap korban, yang juga tunangannya sendiri ini viral di media sosial.

Berdasarkan video itu, kata Kapolres, timnya langsung bergegas dan memburu pelaku.

Kurang dari 24 jam, pelaku berhasil diamankan di rumahnya, dan langsung dibawa ke Polres Pasuruan Kota untuk pemeriksaan.

"Saat di polres, tersangka mengakui perbuatannya itu," kata Kapolres.

Dia menjelaskan, motif penganiayaan ini karena tersangka merasa kecewa dengan korban yang selama empat hari tidak memberikan kabar. Bahkan, saat ditemui senin malam, korban tidak menemuinya.

"Sebelum kejadian yang viral ini, tersangka sudah menempeleng korban di tempat kerjanya. Permasalahannya cek cok, di internal hubungan mereka," jelas dia.

Setelah kejadian pertama, lanjut Kapolres, tersangka ini datang ke tempat kerja korban dan berniat minta maaf. Namun, saat itu, korban sedang bekerja karena masih banyak pembeli.

"Korban ini bekerja di sebuah rumah makan di Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan. Korban saat itu, sedang melayani pesanan tamu. Jadi, tidak bisa menemui tersangka," katanya.

Menurut Kapolres, tersangka ini langsung naik pitam saat korban tidak mau menemui untuk diajak duduk bersama. Tersangka lantas menempeleng korban sebanyak tiga kali dengan keras.

"Perbuatan itu terekam CCTV rumah makan tempat korban bekerja. Dalam rekaman itu, terlihat jelas aksi kebrutalan tersangka menempeleng korban. Korban tak sedikitpun bisa melakukan pembelaan," paparnya.

Disampaikan Kapolres, perbuatan tersangka ini berakhir setelah teman korban melerai pertengkaran antara korban dan tersangka.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved