Breaking News:

Berita Pasuruan

Pemprov Jatim Launching Produk Wisata Baru di Pasuruan Bernama Cafe Layang

Peresmian produk wisata baru yang diberi nama Cafe Layang berupa destinasi wisata kuliner dan kawasan spot foto di Pasuruan

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Suasana usai peresmian produk wisata baru di Pasuruan, Cafe Layang 

Reporter: Aqwamit Torik I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Peresmian produk wisata baru yang diberi nama Cafe Layang berupa destinasi wisata kuliner dan kawasan spot foto di Desa Wisata Coban Goa Jalmo di Desa Cendono, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Pasuruan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kamis (27/5/2021).

Hal ini dilakukan untuk penguatan ekonomi di tengah pandemi, terlebih di sektor wisata.

Kali ini, Pemprov Jatim menggandeng Sampoerna untuk Indonesia dalam pengembangan desa wisata tersebut, yakni pendampingan dan pelatihan yang dilaksanakan secara intensif dan komprehensif serta peyaluran bantuan produk wisata baru.

Peresmian tersebut dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim yang diwakili Lianto, yang didampingi oleh Kasi Pemberdayaan Ekonomi Desa, Kepala Hubungan Masyarakat Wilayah Pasuruan, Probolinggo, dan Malang PT HM Sampoerna, Roesdiyono Nizar; Direktur Yayasan Rumah Kita Sidoarjo (YRKS), Andrianus M Uran; Direktur Program Klinik BUMDesa Jatim, Nova Haryanto; serta Kepala Desa Cendono, Sanari, Kamis (27/5/2021).

Lianto memberikan apresiasi kepada Sampoerna dan YRKS yang telah menjadi mitra Pemprov Jatim terkait pendampingan di Desa Cendono dalam pengelolaan Desa Wisata Coban Goa Jalmo.

"Kami berharap, BUMDesa Cendono Berkah setelah mendapatkan dampingan selama lima bulan dari program Klinik BUMDesa Jatim akan segera naik kelas menjadi BUMDesa dengan kategori Maju," jelas Kasi Pemberdayaan Ekonomi Desa DPMD Jatim tersebut.

Sementara itu Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Wilayah Pasuruan, Probolinggo, Malang PT HM Sampoerna, Roesdiyono Nizar mengungkapkan pihaknya senang bisa berkontribusi membantu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi desa.

"Masa pandemi ini membuat sektor pariwisata sangat drop, Sampoerna berharap kolaborasi bersama Pemprov Jatim dengan program dampingan dan bantuan bagi desa wisata dapat membangkitkan ekonomi di desa," ujar Roesdiyono.

Direktur Program Klinik BUMDesa Jatim, Nova Haryanto menjelaskan jika proses pemulihan ekonomi Desa Wisata Coban Goa Jalmo berlangsung sejak Januari 2021.

"Tim klinik BUMDesa Jatim selama lima bulan ini telah memberikan pelatihan dan pendampingan, dengan memperkuat manajemen pengelola dan manajemen pemasaran serta penyusunan SOP wisata," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved