Breaking News:

Berita Surabaya

Surabaya Geger, Guru Silat Palsu Cabuli 2 Bocah Laki-laki, Bermula dari Awal Menduda: Saya Drop

SYD (52) pelaku pencabulan dua bocah di bawah umur itu hanya bisa lemas menyesali perbuatannya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan tersangka dan barang bukti pelaku pencabulan anak dibawah umur. 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - SYD (52) pelaku pencabulan dua bocah di bawah umur itu hanya bisa lemas menyesali perbuatannya.

Nampak gugup dengan memutar-mutar jarinya saat ditanyai wartawan, SYD mengaku tidak tahu mengapa ia tertarik pada anak-anak laki-laki.

"Saya gak tahu. Cuma suka saja," kata pria asal Dusun Semampir, Sedati, Sidoarjo itu.

Lebih lanjut, SYD mulai bercerita jika awal mula ketertarikannya pada anak laki-laki di bawah umur itu berawal saat ia menduda delapan tahun lalu.

"Saya drop setelah duda. Hampir delapan tahun ini. Itu saya mulai suka saja sama anak laki-laki," imbuhnya.

Meski begitu, SYD belum mau mengaku sudah berapa banyak korban pencabulannya itu.

Sebab, ia kerap berpindah tempat tinggal diduga untuk menghilangkan jejak kejahatannya.

Saat beraksi, dua korban SYD berinisial OA (13) dan RJS (11) diiming-imingi untuk berlatih pencak silat cemandi.

Beberapa pertemuan latihan di rumah kosong milik salah satu orang tua korban, SYD memang mengajarkan dua anak itu bela diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved