Berita Bondowoso

Proses Vaksinasi Covid-19 di Bondowoso Terus Berjalan dengan Sasaran Para Lansia dan Guru

Proses vaksinasi Covid-19 di Bondowoso hingga kini masih terus berjalan, dengan sasaran penerima para lansia dan guru.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Ilustrasi vaksin Covid-19 - Proses Vaksinasi Covid-19 di Bondowoso Terus Berjalan dengan Sasaran Para Lansia dan Guru. 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Proses vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bondowoso terus berjalan. 

Selain lansia, pada tahap ini, para guru masuk dalam sasaran penerima vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan, pihaknya memprioritaskan para guru sebagai penerima vaksin. 

Hingga kini, belum sepenuhnya guru telah divaksinasi. 

Pelaksanaan vaksinasi bagi para guru bakal dituntaskan untuk persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

"Dalam pekan ini, prioritas kami masih terfokus kepada guru SMA/SMK. Dan melanjutkan sasaran vaksin kepada guru Paud, TK, SD, dan SMP yang belum sepenuhnya mendapat vaksin," katanya, Rabu (2/6/2021). 

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi kepada lansia juga belum rampung.

Kendalanya ada pada keterbatasan logistik vaksin. 

Namun, proses vaksinasi terus dilakukan hingga memenuhi jumlah sasaran lansia. 

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Tersisa 53 Guru SMA/SMK di Tulungagung yang Belum Divaksin Covid-19

"Masih belum semuanya. Karena kami juga menunggu pengiriman vaksin lagi dari pemerintah provinsi atau pusat," jelasnya. 

Sementara itu, rapid test antigen bagi ribuan santri Bondowoso disediakan. 

Pihaknya menyiapkan 10.000 alat rapid test antigen bagi para santri Bondowoso yang hendak kembali ke pondok pesantren. 

"Stok itu masih ada dan cukup untuk nantinya mengcover para santri yang akan memasuki tahun ajaran baru," tandasnya. 

Rincian jumlah para santri asal Bondowoso yang bakal mendapat rapid test antigen gratis, yakni Ponpes Nurul Jadid Probolinggo ada 600an santri, Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo 1.600 santri, Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo masih 80 santri.

Kemudian, Ponpes Lirboyo Kediri sekitar 100 santri, dan Ponpes Sidogiri Pasuruan masih sekitar 500 santri.

Berita tentang Bondowoso

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved