Berita Terkini
Cerita Mahfud MD Bimbing Rektor Unitomo Semenjak Kuliah di Yogyakarta
Menjadi seorang pemimpin tak melulu soal gender yang mengharuskan laki-laki menduduki posisi tertinggi disuatu instansi atau perusahaan
Penulis: Zainal Arif | Editor: Januar
Reporter: Zainal Arif | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjadi seorang pemimpin tak melulu soal gender yang mengharuskan laki-laki menduduki posisi tertinggi di suatu instansi atau perusahaan.
Namun perempuan juga memiliki kesempatan yang sama apabila mampu menunjukkan profesionalisme dalam bekerja.
Hal itulah yang menjadi bekal Dr Siti Marwiyah SH MH untuk mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya hingga akhirnya terpilih dan dilantik menjadi rektor periode 2021-2025.
Dukungan dari keluarga serta rekan kerjanya membuatnya lebih yakin mengambil keputusan tersebut.
Satu diantaranya ialah dukungan yang diberikan oleh kakaknya yaitu Mahfud MD yang kini menjabat sebagai Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia.
Mahfud MD bahkan sampai hadir diacara pelantikan sebagai perwakilan dari keluarga di Auditorium Ki H Moh Saleh, Lantai 5 Gedung F Universitas Dr Soetomo Surabaya. Rabu (2/6/2021) lalu.
"Saat sebelum mencalonkan diri, beliau berpesan kepada saya apabila saya mampu, mendapat dukungan dari rekan kerja dan tidak ada permainan kotor didalamnya. Beliau mempersilahkan saya untuk maju menjadi rektor," ujar Siti Marwiyah kepada SURYA.co.id, Sabtu (5/6/2021).
"Dan setelah terpilih beliau juga berpesan jika amanah itu titipan yang harus dilakukan semaksimal mungkin dan saat masa jabatan selesai atau habis harus dilepas tanpa digandoli," imbuhnya.
Sejatinya dukungan serupa tak hanya dilayangkan oleh kakaknya dimomen pelantikannya saja. Bahkan dukungan untuk adiknya sudah dilakukan jauh saat ia masih berkuliah.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 yang Digelar Dinkes Jatim Bawa Optimisme Tinggi Lansia untuk Beraktivitas
"Dari mulai kuliah di Yogyakarta saya sudah tinggal bersama beliau (Mahfud MD). Beliaulah yang mendidik saya semasa kuliah. Karena beliau juga dosen disana. Saya juga mencontoh beliau dengan menjadi aktivis saat masih kuliah," kenang alumnus Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini.
Tak hanya dukungan dari kakaknya, suaminya turut mendukung istrinya untuk dapat menjalankan tugasnya sebagai Rektor baru Unitomo.
Alih-alih khawatir dengan kesibukan istrinya, ia justru bangga dengan pencapaian istrinya yang telah berjuang dari bawah.
"Suami saya sangat tau, dia sangat mendukung karena tau saya memulai semua ini dari dari bawah," terangnya.
"Dia tidak pernah mengeluh, mungkin karena saya juga sudah menjalankan tugas dirumah sebagai seorang ibu dengan baik," pungkas ibu 4 anak ini. (zia)
Kumpulan berita Surabaya terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/siti-marwiyah-setelah-resmi-dilantik-menjadi-rektor-universitas-dr-soetomo-unitomo-surabaya.jpg)