Berita Kediri
Prodamas Plus Kota Kediri Diharapkan Berdampak Baik Keseluruh Masyarakat
Pemerintah Kota Kediri melanjutkan sosialisasi Progam Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus di setiap kecamatan Kota Kediri.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
Reporter: Didik Mashudi | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri melanjutkan sosialisasi Progam Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus di setiap kecamatan Kota Kediri.
Prodamas Plus merupakan progam dengan alokasi dana bantuan APBD Kota Kediri sebesar Rp 100 juta per RT setiap tahun.
Paulus Luhur Budi Prasetya, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri menjelaskan, kegiatan sosialisasi untuk
menjelaskan kepada masyarakat secara keseluruhan.
Dengan kegiatan sosialisasi, diharapkan penjelasan tentang perencanaan Prodamas Plus dapat menjangkau masyarakat secara keseluruhan.
Sehingga Prodamas Plus dapat berdampak baik dan mampu menuntaskan masalah yang ada di masyarakat.
"Setelah sosialisasi dari Kecamatan, setiap kelurahan akan mengadakan musyawarah kelurahan untuk menyelesaikan masalah yang ada di kelurahan masing-masing," jelas Paulus Luhur Budi Prasetyo, Sabtu (12/6/2021).
Dijelaskan, pada tahun anggaran 2022 nanti, setiap usulan tidak diawali dari rembuk warga RT tapi dari kelurahan terlebih dahulu. "Untuk menentukan potensi dan masalah yang ada di masyarakat," tambahnya.
Pada Prodamas Plus tahun anggaran 2022 mengalami perubahan dibanding sebelumnya. Hal ini disesuaikan Peraturan Walikota yang baru yaitu Perwali no. 32 tahun 2021.
Inti perubahan dari tahun sebelumnya, tahun 2021 adalah ada pada usulan skala pembangunan infrastruktur.
Skala pembangunan infrastruktur pada tahun 2022 nanti akan berubah menjadi skala kelurahan yang sebelumnya pada tahun 2021 hanya mencakup skala RT. Usulan dibidang infrastruktur akan ada pembatasan minimal 25 persen-40 persen.
Pada tahun anggaran 2022 nanti, ada beberapa usulan yang sudah tidak diperbolehkan lagi. Seperti usulan bantuan sembako yang tidak berdampak terlalu besar bagi masyarakat.
"Yang perlu diperhatikan untuk saat ini, Pemerintah Kota Kediri sudah melakukan kerjasama dengan Universitas Negeri Malang sebagai LP2M untuk pendampingan Prodamas Plus. Mendampingi dari sisi infrastruktur, sisi ekonomi dan sisi pemberdayaan masyarakat," tambahnya.
Baca juga: Klaster Pekerja dari Madura, 15 Warga Kemlagi di Lamongan Positif Covid-19, 1 Orang Meninggal
Prodamas Plus nantinya tidak hanya membantu membangun dari segi defisit saja, tetapi juga membangun ekonomi kerakyatan.
"Harapan kita Prodamas Plus tidak hanya membantu dari segi defisit namun juga dapat membangun ekonomi masyarakat. Artinya mampu menuntaskan masalah yang ada di masyarakat terutama di era pandemi global seperti ini" pungkasnya.(didik mashudi)
Kumpulan berita Kediri terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kegiatan-sosialisasi-prodamas-plus-yang-berlangsung-di-setiap-kecamatan.jpg)