Berita Lumajang
Kisah 'Mak Kucing' Lumajang, Rawat Puluhan Kucing Terlantar Seperti Anak Sendiri: Dia Minta Tolong
Tyas Widarsih 'Mak Kucing' Lumajang. Rogoh kocek jutaan untuk merawat ratusan kucing terlantar. 'minta tolong diobati'.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Bagi Tyas Widarsih, kucing sudah seperti buah hati.
Dirinya merawat puluhan kucing seperti anak sendiri.
Kucing-kucing di rumahnya ia mandikan, diberi makan, hingga diantar ke dokter ketika sakit.
Saat ini ada sekitar 25 ekor kucing dari pelbagai ras yang dirawat di rumahnya, Jalan Adi Sucipto 2A, Desa Tompokersan, Kecamatan Lumajang.
Rata-rata, kucing-kucing itu berawal dari tindakan rescue (penyembuhan) yang kemudian berlanjut diadopsi oleh Tyas.
Baca juga: Arti Mimpi tentang Kucing, Mimpi Melihat Kucing Hitam Pertanda Ragu, Apa Makna Mimpi Dicakar Kucing?
Wanita lajang berusia 36 tahun ini bercerita, dirinya mulai mengadopsi kucing sejak 9 tahun silam.
Kecintaanya pada kucing tumbuh saat dirinya masih tinggal di kawasan Klakah.
Ia mengaku kerap merasa iba ketika menjumpai anak kucing terlantar di jalanan.
Sampai suatu ketika, dia bertemu kucing yang berjalan terseok-seok karena salah satu kakinya merah, terluka.
"Akhirnya saya bawa pulang, saya obati lukanya, dan kemudian saya pelihara," katanya.
Usai menyelamatkan 1 kucing, ternyata rasa cinta dan perasaan ibanya terhadap hewan yang biasa dipanggil mpus itu makin tumbuh.
Ia selalu ingin membawa pulang jika menjumpai kucing-kucing liar di jalan.
"Terutama kucing yang masih kecil-kecil. Karena menurut saya dia butuh sekali perhatian. Nah, kalau untuk yang sudah gede, biasanya saya hanya kasih makan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tyas-widarsih-mak-kucing-lumajang.jpg)