Breaking News:

Kimia Farma Diagnostika & Itama Ranoraya Teken Kerja Sama Penyediaan Alat Pengujian Swab Antigen

PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) membutuhkan pasokan alat Swab Antigen dalam jumlah cukup dan dapat dipercaya guna mendukung pelayanan publik sehari-h

Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
DariKiri ke kanan, Abdul Azis - Plt Direktur PT Kimia Farma Diagnostika, Nurcahyo Waluyo Wibowo - Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek,. Heru Firdausi Syarif - Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk., dan Agus Chandra - Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika 5. Teguh Purwanto - Direktur Utama PT. Alere Health (Abbott) 

Penulis : Yoni Iskandar | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) membutuhkan pasokan alat Swab Antigen dalam jumlah cukup dan dapat dipercaya guna mendukung pelayanan publik sehari-hari.

Guna memperoleh jaminan itu, KFD menjalin kerja sama dengan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) di Jakarta, Senin (14/6).

KFD sebagai cucu usaha PT Kimia Farma Tbk menjalankan layanan kesehatan antara lain kegiatan vaksinasi, pengujian PCR, Swab Antigen, dan layanan kesehatan lainnya.

Beberapa kegiatan yang telah dan akan dilakukan diantaranya adalah pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong, Swab Antigen Forum BUMN Muda, serta persiapan program layanan kesehatan Work From Bali.

Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan profesionalitas para petugasnya serta keandalan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai yang digunakan. Plt. Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Agus Chandra mengatakan bahwa kerja sama tersebut penting untuk mendukung program Pemerintah dalam mempercepat pemulihan perekonomian nasional.

“KFD harus menjalankan penugasan dari shareholder dalam kegiatan Swab Antigen. Kerja sama dengan Itama Ranoraya merupakan salah satu usaha untuk menjamin kegiatan tersebut. IRRA kami harapkan dapat berkomitmen dan memberikan pelayanan terbaik untuk KFD dan publik,” ujarnya saat penandatangan MoU KFD dan IRRA, Senin (14/6).

Dalam kesempatan serupa, Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk., Heru Firdausi Syarif mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu Pemerintah melalui KFD dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia melalui penyediaan peralatan rapid test Antigen yang dapat dipercaya.

Baca juga: Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang Melaporkan Data Korban ke RS Polri Wajib Swab Antigen

“Kami siap menghadirkan peralatan yang telah mendapat surat izin edar Kementerian Kesehatan. Alat test Panbio dari Abbott akan kami jamin keandalan sesuai dengan standar pembuatnya,” ujar Heru.

PT Kimia Farma Diagnostika merupakan anak usaha PT Kimia Farma Apotek kini memiliki 422 klinik dan 73 laboratorium klinik yang memberikan layanan kesehatan terintegrasi meliputi layanan klinik kesehatan dan laboratorium klinik di seluruh Indonesia. Klinik-klinik tersebut juga memberi pelayanan pengujian Covid-19 dengan alat rapid test antigen.

Sedangkan PT Itama Ranoraya Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran dan perdagangan alat-alat kesehatan, alat laboratorium, farmasi dan kedokteran. Salah satu produknya adalah alat rapid test Panbio COVID-19 Ag buatan Abbott, sebuah perusahaan healthcare asal Amerika Serikat.

Berita tentang PT Kimia Farma

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved