Breaking News:

Berita Trenggalek

Ada Potensi Gempa dan Tsunami di Pesisir Trenggalek, Pemkab Ubah Konsep Pembangunan RS di Watulimo

Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengubah konsep pembangunan rumah sakit daerah yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggal

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/afla
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Rabu (16/6/2021) 

Reporter: Aflahul Abidin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEKPemerintah Kabupaten Trenggalek mengubah konsep pembangunan rumah sakit daerah yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Perubahan konsep itu menyusul adanya potensi gempa dan tsunami sebagaimana hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis beberapa pekan lalu.

Rencana pembangunan rumah sakit di Watulimo itu telah masuk dalam amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2019.

Salah satu amanat dalam Perpres itu menyebutkan, pembangunan rumah sakit di Watulimo sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatan pelayanan kesehatan.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, risiko gempa dan tsunami menjadi salah satu alasan pihaknya memasukkan rencana pembangunan rumah sakit di Watulimo sebagai salah satu prioritas.

“Karena kami tidak ingin keduluan dengan potensi gempa dan tsunami yang ada. Artinya, nanti apabila kejadian yang tidak diinginkan terjadi, recovery kesehatan tidak berlangsung lama,” ujar pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Rabu (16/6/2021).

Salah satu konsep yang diubah dari rencana pembangunan rumah sakit itu adalah konstruksi bangunannya.

Pihaknya merencanakan, konstruksi bangunan untuk rumah sakit di Watulimo mendatang dibangun dengan konstruksi yang tahan gempa dan bisa meminimalisir dampak tsunami.

Maka dari itu, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun rumah sakit itu juga diprakirakan meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved