Breaking News:

Berita Surabaya

Muncul Dukungan Ning Lia Untuk DPD Dalam Sosial Media, Ini Kata Ketua Benteng Lia

Doktoral Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut bahkan masif tampil dalam pemberitaan berkaitan dengan aktivitasnya sebagai Ketua Perempuan

Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Ning Lia bersama KH. Moch. Irfan Yusuf, cucu Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari. 

Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski perhelatan Pilwali Surabaya telah usai pada Desember 2020 lalu, namun nama ning Lia Istifhama yang pernah running sebagai kandidat saat itu, tidak kemudian tenggelam.

Doktoral Ekonomi Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut bahkan masif tampil dalam pemberitaan berkaitan dengan aktivitasnya sebagai Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim.

Simpatik publik seakan tak surut melihat aktivitas sosial putri tokoh NU KH. Masykur Hasyim tersebut.

Hal ini diakui oleh Ketua Barisan Penguatan Ning Lia (Benteng Lia), Gus Yusuf Hidayat saat ditemui awak media (22/6/2021).

“Saya bersyukur menjadi saksi bagaimana ning Lia tetap terlihat tegar saat tidak mendapatkan rekom. Sebelum keputusan rekom PDIP yang menjadi akhir dari proses Pilwali saat itu, Ning Lia sudah berulang kali menjelaskan pada relawan agar legowo jika tidak meraih rekom. Dan ketelatenannya terbukti berhasil. Relawan legowo dan tetap menjadi bagian keluarga besar. Ini modal sosial yang tidak dimiliki kandidat (Pilwali) lainnya," kata Gus Yusuf Hidayat.

Menurut Gus Yusuf Hidayat, kepiawaian perempuan millenial asli Wonocolo dalam menghadapi situasi politik, dianggapnya sebagai alasan utama mengapa ning Lia seringkali ‘diperbincangkan’. Bahkan ia sering ‘dilamar’ tokoh-tokoh politik.

“Banyak tokoh politik yang menanyakan sikap politik Ning Lia. Arahnya kemana, mau masuk partai apa? Atau bahkan dilamar untuk masuk beberapa partai yang warnanya macam-macam. Itu sering saya alami sendiri. Saya juga sering menanyakan kembali pada ning Lia, rencana bagaimana? Tapi beliaunya sering bilang kalau ingin merangkul semua orang. Saya maklum, karena temannya banyak lintas parpol," papar Gus Yusuf Hidayat.

Gus Yusuf juga menjelaskan kalau Ning Lia seperti sosok almarhum ayahnya yang dinilai ingin merangkul semua tokoh politik, meski saat itu posisi KH. Masykur Hasyim adalah tokoh DPW PPP Jatim.

Baca juga: Donasi Obat Ivermectin, HKTI Berharap Turut Menekan Gelombang Covid 19 Bangkalan

"Faktor-faktor inilah yang dianggap gus Yusuf sebagai penyebab mengapa akhir-akhir ini muncul dukungan Ning Lia for DPD RI untuk periode mendatang dalam sosial media, baik Grup Whatsapp, Facebook, Twitter, maupun Instagram," cetusnya.

Uniknya, kebanyakan suara dukungan berasal dari relawan Pilgub Jatim Khofifah Emil.

Ning Lia sendiri saat dikonfirmasi melalui handphone menjelaskan apresiasinya terhadap dukungan tersebut.

“Maturnuwun nggih. Semua harapan yang baik, doa dan kebaikan dari orang lain, harus kita syukuri. Kita lihat saja proses ke depan. Yang jelas saat ini, saya rajin mengikuti pemberitaan Ketua DPD RI, Pak Nyalla Mattalitti yang menurut saya, sangat masif dan peduli pada masyarakat. Siapapun yang kelak menjadi utusan-utusan DPD, semoga bisa meneladani beliau,” kata Ning Lia.

Berita tentang HKTI

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved