Breaking News:

Berita Mojokerto

4 ABG Bukan Pasutri Terjaring Razia di Hotel Mojokerto

Petugas Satpol PP menjaring dua pasangan bukan Suami Istri (Pasutri) di dalam kamar Hotel Slamet Jalan PB Sudirman Nomor 49-51, Kecamatan Kelurahan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ M Romadoni
Petugas Satpol PP mengamankan pasangan ABG bukan suami dari kamar Hotel di Kota Mojokerto 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Petugas Satpol PP menjaring dua pasangan bukan suami istri (Pasutri) di dalam kamar Hotel Slamet Jalan PB Sudirman Nomor 49-51, Kecamatan Kelurahan Jagalan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Empat orang yang terjaring razia adalah dua remaja laki-laki dan dua perempuan mareka kepergok berada dalam satu kamar hotel. Mirisnya, empat ABG ini merupakan santri dan santriwati dari Magelang, Jawa Tengah bahkan mereka telah menginap dua hari di hotel tersebut.

Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto  menjelaskan pihaknya mengamankan empat orang bukan Pasutri itu lantaran mereka berada di dalam satu kamar hotel.

"Hasil razia malam tadi kami mengamankan dua pasangan bukan suami istri di Hotel Slamet di mana satu kamar ada dua perempuan dan dua laki-laki," ungkapnya, Kamis (1/6/2021).

Menurut dia, berdasarkan keterangan bersangkutan mereka mengaku sebagai santri dan santriwati dari Pondok Pesantren (Ponpes) Jawa Tengah yang tengah berjualan kalander di wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto.

"Pengakuan mereka berjualan kalander dari pondok Jawa Tengah, iya di Magelang
namun ketika kami minta surat keterangan  dari Ponpes bersangkutan tidak dapat menunjukan," jelasnya.

Fudi mengatakan petugas terpaksa mengamankan pasangan bukan suami istri itu dari kamar hotel menuju ke dalam truk Satpol PP guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga mendapati santri yang menggelar pesta miras di kamar lantai 2 hotel Slamet. Petugas Satpol PP menyita kartu identitas dan akan memanggil yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Baca juga: Cegah Covid-19 Klaster Rutan Situbondo, Ratusan Warga Binaan Divaksin Hari Ini

Sebagai sanksi tegas, pihaknya akan memanggil pengurus Ponpes bersangkutan terkait santri-santriwati yang melanggar ketertiban dan asusila berada di dalam satu kamar hotel.

"Pasangan bukan Pasutri ini akan kami lakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya dan pihak pondok akan kami panggil dan pemilik minuman keras juga akan kita panggil untuk dilakukan pembinaan," ucap Fudi. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved