Breaking News:

Berita Persela Lamongan

Persela Liburkan Tim Selama PPKM Darurat, Skuad Laskar Joko Tingkir Dapat Program Latihan Individu

Imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat, Persela Lamongan meliburkan pemainnya mulai hari ini, Selasa (6/7/2021).

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Instagram Persela Lamongan
Pemain Persela Lamongan, Ahmad Bustomi (kiri) berlatih terakhir sebelum hadapi Madura United di lanjutan Piala Menpora 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Persela Lamongan meliburkan pemainnya mulai hari ini, Selasa (6/7/2021).

Langkah ini diambil Persela imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat oleh pemerintah untuk Pulau Jawa dan Bali 3-20 Juli 2021.

"Hasil rapat tim pelatih dan manajemen, tim libur, ketemu lagi tanggal 21 Juli dengan catatan kalau tidak ada perubahan dengan PPKM," kata asisten pelatih Persela, Didik Ludianto.

"Itu bisa berubah dengan catatan nanti kalau informasi lebih lanjut," tambahnya.

Meski tim diliburkan, Didik menyebut tidak membebas tugaskan pemainnya.

Harapannya, saat pemain kembali bergabung dengan tim performanya tidak terlalu menurun.

"Yang jelas materi latihan sudah kami bikin, tinggal di-share di grup. Setiap harinya pemain wajib melaporkan hasil itu," jelas Didik Ludianto.

Tak hanya pemain lokal, tugas ini dijelaskan pelatih asal Bojonegoro itu, juga berlaku untuk pemain asing.

Apalagi untuk pemain asing yang baru komplet pekan lalu, disebut Didik membutuhkan banyak latihan agar performa terus naik.

"Semuanya berlaku, karena kami bicara kebutuhan memang kurang. Kami latihan paling terakhir sendiri, tapi kami respek ke aturan, karena ini masalah kesehatan lebih penting daripada yang lain," ucapnya.

Mengenai laporan pemain setiap harinya, Didik akui tidak dalam bentuk video.

Semua diserahkan sepenuhnya pada pemain dalam menjalankan program yang sudah dibuat tim pelatih.

Meski tak ada laporan dalam bentuk video, Didik yakin penggawa tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu akan menjalankan dengan baik tugas yang diberikan tim pelatih.

"Kami kan profesional, tapi dalam tahap itu kami masih pantauan karena ada haknya kami memberi program dan pemain juga diberi hak untuk dapat gaji, itu bagian dari profesionalisme," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved