Breaking News:

Berita Lumajang

Tanggapi Pria Lumajang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Satgas Covid-19: Jika Reaktif Lakukan Tes PCR

Tanggapi soal pria di Lumajang yang meninggal saat isolasi mandiri, Jubir Penanganan Covid-19: Kalau tes hasilnya reaktif lakukan PCR.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Seorang pria berinisial DS (45) ditemukan meninggal dunia di kontrakannya. Diduga pria itu meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid-19, Minggu (11/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Kabar duka pria berinisial DS yang meninggal saat melakukan isolasi mandiri direspons oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius.

Ia meminta semua masyarakat yang melakukan rapid test atau swab antigen dan mendapati hasil reaktif untuk segera melakukan tes lanjutan PCR.

Tes PCR diperlukan untuk mengetahui diagnosis virus yang menginfeksi tubuh. Karena dilihat dari hasilnya, PCR diklaim lebih akurat daripada tes lainnya.

"Kalau sudah rapid test atau swab antigen hasilnya reaktif lakukan tes PCR. Nah tempat yang menyediakan PCR tentu sudah bekerja sama dengan kami (Satgas Covid-19), jadi kami bisa melakukan pemantauan ketika diminta melakukan isolasi mandiri," kata dr Bayu, Minggu (11/7/2021).

Bayu juga meminta di masa pandemi Covid-19 (virus Corona), agar warga pro aktif menginformasikan kondisi kesehatan ke lingkungan sekitar.

Minimal jika selesai melakukan rapid test atau swab antigen dan hasilnya reaktif harus segera melaporkan hal tersebut ke Puskesmas setempat.

Baca juga: Pria di Lumajang Ditemukan Meninggal Saat Isoman, Anak Korban Sempat Tulis Surat Ayah Cepat Sembuh

"Biasanya di Puskesmas akan dilanjutkan ke PCR sesuai SOP untuk memastikan diagnosa," ujarnya.

Selanjutnya jika hasil PCR terbukti positif terpapar virus Corona, secepatnya langsung melapor ke RT/RW. Supaya Satgas Covid-19 dapat memantau kesehatan maupun keselamatan pasien.

"Karena memang mereka yang positif harus dibantu, misalkan bantuan sembako, atau makanan kebutuhan sehari-hari. Karena memang harus ada yang mensuplai makanan ke rumahnya," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved