Breaking News:

Berita Persela Lamongan

Cara Pelatih Persela Maksimalkan Latihan Mandiri, Beri Menu Berbeda pada Pemain Tertentu

Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan memiliki siasat tersendiri memaksimalkan latihan mandiri pemainnya di tengah tim diliburkan sejak 4 Juli lalu.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
PERSELA
Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan saat memimpin latihan tim di Stadion Surajaya Lamongan, 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan memiliki siasat tersendiri memaksimalkan latihan mandiri pemainnya di tengah tim diliburkan sejak 4 Juli lalu.

Satu diantaranya adalah, pelatih asal Kabupaten Medan itu memberikan menu berbeda pada pemain tertentu, yaitu pemain yang telat bergabung dengan tim, utamanya pemain asing.

Empat pemain asing tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu baru bergabung jelang tim diliburkan.

Demerson Bruno Costa, Brian Feriera, Guilherme Batata, dan Ivan Carlos.

Bahkan Ivan Carlos baru berlatih dengan tim dua hari jelang tim diliburkan.

Persela meliburkan pemain hingga 20 Juli mendatang, sehari setelahnya kembali berlatih imbas pemerintah berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali 3-20 Juli 2021 mendatang.

"Dalam libur, anak-anak tetap menjalankan program yang kami kasih, mereka harus report ke kami melalui video, melaporkan aktivitasnya mereka," ungkap Iwan Setiawan pada surya.co.id, Kamis (15/7/2021).

"Kami coba mengakalinya dengan memberikan program-program latihan, terus ada perbedaan program untuk pemain-pemain tertentu," tambahnya.

Iwan menyebut, sejauh ini program tim yang diberikan pada pemain berjalan lancar. Semua dijalankan dengan baik.

"Sampai saat ini saya mendapat laporan terus, sejauh ini Alhamdulillah anak-anak cukup disiplin," sebut mantan pelatih Persebaya itu.

Mengenai menu latihan mandiri yang diberikan selama tim libur, Iwan tidak menampik lebih banyak pada sisi fisik imbas pembatasan aktivitas pemain di luar ruangan akibat PPKM.

"Tugas yang kami berikan sifatnya lebih banyak menekankan pada fisikal maintenance," sebutnya.

Iwan berharap, melalui siasat program yang diberikan, performa pemain akan lebih baik.

"Kami harapkan saat mereka berkumpul kembali tidak seperti halnya pada saat awal kami memulai latihan tanggal 5 Juni lalu. Tidak start dari nol lagi, kami sudah berada di level lebih tinggi, baik dalam hal kondisioning maupun pemahaman taktikal," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved