Berita Surabaya
Pemkot Surabaya Siapkan Makanan untuk Warga Isolasi Mandiri, Begini Cara Aksesnya
Pemkot Surabaya konsisten mengantisipasi penularan Covid-19 di dalam keluarga maupun RT. Diharapkan, masyarakat bisa disiplin melaksanakan isolasi.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya konsisten mengantisipasi penularan Covid-19 di dalam keluarga maupun RT. Diharapkan, masyarakat bisa disiplin melaksanakan isolasi.
Untuk membantu yang isoman, Pemkot mendistribusikan bantuan makanan. Warga yang membutuhkan pun cukup mudah mengaksesnya melalui program permakanan.
"Warga Surabaya yang hari ini isoman (isolasi mandiri), termasuk yang satu keluarga, akan kami berikan bantuan,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Ia meminta warga yang mengalami gejala Covid-19 untuk memeriksakan kesehatan ke Puskesmas. Sehingga, petugas bisa melakukan deteksi awal.
Apabila dinyatakan positif dan tanpa gejala, bisa dengan isolasi mandiri. Petugas akan sekaligus melakukan tracing untuk upaya pencegahan penularan di lingkungan.
Sehingga, warga yang isolasi mandiri bukan hanya yang terindikasi positif saja. Namun, juga yang telah melakukan kontak erat sambil menunggu hasil Swab.
"Apabila memang diharuskan satu keluarga isoman, kita berikan bantuan. Baik itu makanan, obat, dan lainnya,” jelas Eri.
Selain menghimbau warga aktif melapor, pihaknya juga meminta jajaran RT dan RW untuk rajin mendata warganya. Jajarannya RT harus bisa memastikan tetangganya mendapatkan pasokan makanan.
"Kalau ada warga Surabaya yang badannya nggak enak, penciuman nggak bisa langsung datang ke puskesmas. Jadi meskipun isoman kita bisa langsung intervensi dengan obat,” tutur Eri.
Untuk mengakses program permakan, masyarakat bisa melalui dua cara. Pertama, bisa langsung melapor ke Puskesmas melalui nomor telepon yang disediakan.
Kedua, bisa melapor ke Ketua RT. Ketua RT akan melanjutkan ke Puskesmas terdekat. Selanjutnya, Puskesmas akan mendata.
Data yang dikumpulkan Puskesmas di antaranya: nama warga, alamat, jumlah warga yang isoman, durasi isoman, serta pernyataan kesediaan menerima makanan. Selanjutnya, data akan disalurkan ke Kecamatan.
Selanjutnya, makanan akan disiapkan. Kemudian, akan disalurkan melalui kelurahan dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM).
Setiap hari, warga yang isoman akan mendapatkan makanan 3 kali sehari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pemerintah-kota-surabaya-menyiapkan-program-permakanan-bagi-warga-isolasi-mandiri.jpg)