Berita Surabaya
SPG ala Coboy Tarik Minat Pembeli Hewan Kurban di Surabaya
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, para pedagang hewan kurban melakukan berbagai upaya untuk dapat menarik minat pembeli.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Zainal Arif
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, para pedagang hewan kurban melakukan berbagai upaya untuk dapat menarik minat pembeli.
Pemilik Kandang Sapi Widistia, Setiawan Basuki menggunakan SPG cantik untuk mendongkrak penjualan hewan kurban yang terletak di kawasan, Jl Kedung Baruk 124 Rungkut Surabaya.
Di sini, calon pembeli akan dilayani oleh para SPG cantik (Sales Promotion Girl) yang tampil modis dengan pakaian ala koboi.
Total 10 SPG yang bertugas secara bergantian berjaga didepan pintu masuk untuk menyambut para pembeli yang datang.
Mereka kemudian mengarahkan pembeli untuk melihat-lihat hewan kambing atau sapi yang akan dibeli.
Setiawan Basuki mengaku sengaja memperkerjakan SPG supaya dapat merubah image pasar hewan yang terkesan seram karena penjualnya mayoritas seorang laki-laki.
"Tolak ukurnya sama seperti tahun lalu, adanya SPG ini supaya dapat menarik pembeli supaya mau mampir dan nyaman saat melihat-lihat hewan kurban yang akan mereka beli," ungkap Setiawan kepada SURYA.co.id, Sabtu (17/7/2021).
Untuk menjaga kenyamanan para pembeli, para SPG yang bertugas harus melakukan SWAB tes terlebih dahulu. Tak hanya itu, ia juga memastikan semua pegawainya sudah melakukan vaksin.
"Semua wajib vaksin, protokol kesehatan juga mereka terapkan dengan memakai masker dan menyiapkan handsatizer. Sementara untuk hewan ternak kami juga sudah dilengkapi dengan surat kesehatan," ujarnya.
"Alhamdulillah berkat adanya SPG dan pilihan jenis sapi yang variatif berhasil menjual hampir 70 persen total jumlah hewan ternak kami meski di tengah pandemi ini," imbuhnya.
Baca juga: Tiga Pilar di Kabupaten Jember Bangun Dapur Umum Bagi Warga yang Sedang Isolasi Mandiri
Setiawan menjelaskan harga sapi yang dijual di tempatnya mulai Rp 17 - 60 juta, sedangkan harga kambing Rp 2,5 - 9 juta.
"Selama 7 hari buka, kami sudah berhasil menjual 80 ekor sapi dan 70 ekor kambing kepada pelanggan," terangnya.
Satu diantara 10 SPG yang bertugas, Novelia Radista mengaku tertantang saat harus menjadi SPG Hewan Kurban.
"Tantangannya ya karena saya belum terbiasa menjadi SPG yang harus panas-panasan dan ditempat yang bau seperti ini. Jadi menawarkan hewan di tempat seperti ini menjadi pengalaman baru bagi saya karena sebelumnya di mall," ungkap ujar mahasiswi UPN Veteran Jatim.
Sementara itu, satu diantara pembeli hewan kurban, Zanuar (39) mengaku merasakan suasana yang berbeda dikandang Sapi Widistia ini.
"Disini penjualnya lebih ramah, saya lihat perawatan hewannya juga higienis ya disini," ungkap pria asal Surabaya itu. (zia)
Kumpulan berita Surabaya terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/spg-hewan-para-spg-saat-melayani-pembeli-dalam-memilih-hewan-kurban.jpg)