Berita Blitar

RPH Kota Blitar Gratiskan Restribusi Penyembelihan Hewan Kurban Selama Idul Adha

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Blitar menerjunkan empat tim untuk menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2021.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/samsul hadi
Suasana pemotongan hewan kurban di RPH Kota Blitar, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Blitar menggratiskan retribusi penyembelihan hewan kurban kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 2021.

Pada hari normal, tarif retribusi penyembelihan sapi di RPH Kota Blitar sebesar Rp 50.000 per ekor.

"Kami menggratiskan retribusi untuk penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Rodiyah, Rabu (21/7/2021).

Penyembelihan hewan kurban di RPH Kota Blitar dilaksanakan selama tiga hari mulai Rabu (21/7/2021) sampai Jumat (23/7/2021) dengan melibatkan 4 tim.

"Ada empat tim, masing-masing tim terdiri atas 4-5 orang untuk penyembelihan hewan kurban di RPH Kota Blitar,"imbuhnya.

Dikatakannya, pada Hari Raya Idul Adha 2021 ini, ada 113 ekor sapi dan 35 ekor kambing dari masyarakat yang disembelih di RPH Kota Blitar.

Jumlah itu meningkat dibandingkan pada Hari Raya Idul Adha 2020.

Pada Hari Raya Idul Adha 2020 hanya ada sekitar 86 ekor hewan kurban yang disembelih di RPH Kota Blitar.

Jumlahnya meningkat karena ada anjuran dari pemerintah untuk menyembelih hewan kurban di RPH karena masih dalam masa PPKM Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Selama tiga hari ini, per harinya kami targetkan menyembelih 42 ekor hewan kurban sapi," katanya.

Menurutnya, hewan kurban yang akan disembelih di RPH Kota Blitar akan menjalani kesehatan terlebih dulu.

Setelah disembelih, petugas juga mengecek kondisi daging dan jeroan hewan kurban.

"Kami punya program AMPM (Antimortem Postmortem), sapi datang sebelum disembelih dicek kesehatan, suhu tubuhnya, dan kondisi hewannya. Setelah disembelih juga dicek kondisi daging dan jeroannya," ujarnya.

Selain itu, kata Rodiyah, dinas juga menerjunkan petugas pemantau penyembelihan hewan kurban di masyarakat.

"Ada 47 petugas yang melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban di masyarakat. Tiap kelurahan ada satu sampai dua petugas yang memantau," katanya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved