Breaking News:

Berita Lamongan

Gelar Operasi Yustisi PPKM Level 4, Petugas Gabungan di Lamongan Bagi-bagi Sembako

Polres Lamongan, Kodim 0812 dan Pemkab Lamongan Jatim intens menggelar Operasi Yustisi  pemberlakukan PPKM Level 4.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Hanif Manshuri
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana turut memimpin Operasi Yustisi 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan, Kodim 0812 dan Pemkab Lamongan intens menggelar Operasi Yustisi pemberlakukan PPKM Level 4.

Operasi Yustisi oleh tiga pilar yang digelar dengan pola pendekatan atau edukasi sembari memberi bantuan sembako kepada masyarakat terdampak, Sabtu (24/7/2021) malam.

Operasi Yustisi oleh petugas gabungan digelar berakhir hingga pukul 21.00 WIB dengan sasaran Alun-alun dan wilayah Kota Lamongan.

"Kegiatan ini bukanlah untuk membubarkan atau menghentikan apalagi menghalangi  masyarakat untuk mencari rizki, namun hanya membatasi agar tidak berkerumun demi terjadi penyebaran Covid 19, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana yang memimpin gelar operasi didampingi Kabag Ops AKP Agus Sumbono kepada Surya.co.id (TribunJatim Network) tadi malam.

Untuk membantu masyarakat terdampak,  kata Miko, pemerintah telah mengalokasikan sembako, termasuk di dalamnya  beras untuk dibagikan kepada masyarakat. "Siang malam kita didistribusikan," ungkapnya.

Sementara sasaran Operasi Yustisi dan pemberian sembako dipusatkan di sejumlah tempat di antaranya, sentra warung pujasera belakang Masjid Agung, tempat pembuangan sampah jalan Kusuma Bangsa, warung Pasar Burung, juru parkir depan SMAN 1 Lamongan, tukang becak depan Plaza Lamongan, petugas kebersihan jalan Lamongrejo, rumah kopi dan Warkop si Bryn jalan Veteran. 

Diungkapkan, bantuan sembako dimaksudkan untuk meringankan beban mereka yang terdampak akibat Pandemi Covid-19.

Semua petugas gabungan, TNI, Polri dan Satpol PP yang terlibat dalam opersi ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif humanis, tanpa ada tindakan penutupan.

"Jadi kita melakukan eksekusi terhadap mereka, hanya memberi pemahaman bagaimana seharusnya selama PPKM level 4," katanya.

Kedatangan petugas semula membuat mereka was-was takut ada tindakan yang merugikannya. Namun para pemilin warung di sejumlah lokasi itu berbalik senang menyambut petugas karena pada praktiknya, petugas memberikan arahan yang bisa mereka terima.

"Ada pengarahan dan Alhamdulillah juga  dapat sembako, " kata Fauzan, salah satu pemilik Warkop.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved