Berita Trenggalek
Tanah Longsor di 2 Lokasi Timpa 2 Rumah Warga Kabupaten Trenggalek, Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Terjadi tanah longsor di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Trenggalek. Begini penjalasan Sekretaris BPBD Tri Puspitasari.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Terjadi tanah longsor di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Trenggalek, Rabu (4/9/2021).
Ada dua lokasi tanah longsor di dusun tersebut, yakni di RT/RW 07/02 dan RT/RW 04/01.
Tanah longsor di dua lokasi itu sama-sama menimpa salah satu bagian rumah warga.
Di RT 07, tanah longsor terjadi akibat tembok penahan tanah ambrol. Sehingga, material tembok longsor.
"Tembok penahan tanah di sana longsor, sehingga menimbun sebagian samping rumah Bapak Kanimun," jelas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek Tri Puspitasari.
Baca juga: Sambut HUT RI ke-76, Satlantas Polres Trenggalek Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengguna Jalan
Sementara di satu lokasi lainnya, tanah longsor terjadi di tebing setinggi 4 meter dengan panjang 15 meter.
Material tanah yang longsor menimpa dinding dapur rumah Siswanto. Banyaknya material tanah yang menimpa bagian rumah itu membuat dinding dapur jebol.
Puspitasari menjelaskan, longsor di dua titik di dusun tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Selasa (3/8/2021).
Hujan berlangsung seharian, mulai pukul 06.00 hingga 19.15 WIB.
Hujan tersebut kemudian membuat kondisi tanah merapuh, sehingga bencana tanah longsor pun terjadi pada Rabu (4/8/2021) sekitar pukul 10.50 WIB.
Baca juga: Relokasi Rumah Korban Tanah Longsor di Nganjuk Terhambat Izin Pemanfaatan Lahan Perhutani
Puspitasari menjelaskan, tim BPBD, Babinsa, dan perangkat desa langsung meninjau ke lokasi setelah menerima laporan adanya tanah longsor.
"Untuk proses pembersihan, akan dilakukan secara gotong royong menunggu hujan mereda dan kondisi aman," tutur dia.
Pihaknya juga mengimbau agar pemilik rumah yang bangunannya terancam longsor untuk tetap waspada.