Tim Bulu Tangkis Indonesia Tak Bisa Bereha-leha, Ditunggu Piala Sudirman serta Piala Thomas dan Uber
Para pebulu tangkis Indonesia akan dihadapkan oleh turnamen-turnamen yang tak kalah prestisius usai Olimpiade Tokyo 2020.
Editor: Taufiqur Rochman
TRIBUNJATIM.COM - Para pebulu tangkis Indonesia tak bisa berleha-leha setelah merampungkan tugas di Olimpiade Tokyo 2020.
Pasalnya, mereka akan dihadapkan oleh turnamen-turnamen yang tak kalah prestisius usai Olimpiade Tokyo 2020.
Para pahlawan bulu tangkis Indonesia yang berlaga pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 telah tiba di Tanah Air pada Rabu (4/8/2021) malam.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga berada dalam rombongan tersebut.
Selain Greysia/Apriyani, ada juga Anthony Sinisuka Ginting yang meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 untuk tunggal putra.
Baca juga: Ditantang Presiden IOC untuk Tampil di Olimpiade Paris 2024, Begini Jawaban Greysia Polii
Mereka tiba bersama Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Rosan Roeslani, dan atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya.
Kedatangan mereka di tanah air disambut Menteri Pemuda dan Olahraga yakni Zainudin Amali, Ketua KONI Pusat, Marciano Norman.
Tidak ketinggalan juga Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna serta beberapa pimpinan dari cabang olahraga lainnya.
Dalam penyambutan ini, Agung Firman Sampurna selaku ketua PBSI tidak banyak menyampaikan sesuatu karena waktu yang sudah larut malam.
Agung Firman Sampurna merasa senang dan bangga karena bulu tangkis kembali melanjutkan tradisi emas Olimpiade melalui Greysia/Apriyani.
Baca juga: Selain Pebulu Tangkis, Greysia Polii Ternyata Bos Perumahan, Jabatannya Tak Main-main: Komisaris
"Tidak tertahan rasa bangga yang membuncah dalam hati ini," kata Agung Firman Sampurna, dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.
"Tadi saya sudah bertemu dengan mereka (peraih medali bulutangkis) secara personal dan rasa bahagia atas kemenangan itu masih sangat terasa," ujarnya.
Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa PBSI di bawah kepemimpinannya tidak bisa lama-lama beristirahat dan larut dengan kegembiraan ini.
Pasalnya pebulu tangkis Indonesia harus segera mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya yang tak kalah prestisius dari Olimpiade Tokyo 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kevin-sanjaya-sukamuljomarcus-fernaldi-gideon-saat-melawan-mohammad-ahsanhendra-setiawan.jpg)