Berita Surabaya

Duka Pedagang Keliling di Surabaya, Keuntungan Nol Imbas PPKM, ACT Beri Pangan Gratis

Duka pedagang keliling di Surabaya, keuntungan nol terkena imbas penerapan PPKM, Aksi Cepat Tanggap (ACT) beri pangan gratis.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Pedagang keliling penjual tauwa di Surabaya, Darsono saat menerima bantuan pangan gratis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Surabaya, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kesulitan ekonomi di masa pandemi Covid-19 (virus Corona) dirasakan oleh semua pihak.

Satu di antara pihak yang sangat terdampak adalah pedagang kecil harian atau pedagang keliling yang selama ini menggantungkan nafkah dari berjualan keliling.

Akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, pendapatan pedagang kecil harian ikut merosot tajam.

Hal ini disampaikan oleh Darsono (64), penjual tauwa kala tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Surabaya memberikan bantuan pangan gratis kepadanya.

“Saya jualan dari umur 40 tahun, berkeliling naik sepeda ini. Pas pandemi gini sangat sepi, orang takut keluar rumah, nggak banyak orang beli, dari pagi sampek sore ini baru laku 9 mangkok. Keuntungannya nggak ada, padahal saya butuh uang untuk obat istri saya,” ujar Darsono, Senin (9/8/2021).

Hal senada disampaikan oleh Ridwan (40) penjual kerupuk yang berkeliling dengan sepedanya di Dukuh Setro Surabaya.

“Dulu saya sering keliling pakek sepeda saya, sekarang jarang bisa pergi jauh karena kaki saya sakit, saya kadang mangkal nunggu pembeli, Udah siang gini baru laku 7 kresek, satu kreseknya Rp 3 ribu. Kalau gini belum bisa balik modal. Sepi baget, kondisinya susah sekali,” ucap Ridwan.

Melihat duka kondisi pedagang kaki lima (PKL) di Surabaya, ACT Surabaya merespon dengan menggelar sidak operasi pangan gratis kepada para pedagang kaki lima, di antaranya juga kepada Darsono dan Ridwan.

Baca juga: Kebakaran Melahap 2 Pikap dan Ratusan Lembar Kayu di Surabaya, 17 Unit Kendaraan Pemadam Diterjunkan

Tampak rasa kaget, haru dan gembira ketika paket pangan diberikan kepada mereka.

Paket pangan gratis yang diberikan ACT Surabaya berupa beras, mi dan kebutuhan pangan lainnya.

Public Relation ACT Surabaya, Rhiannah menyampaikan, sidak operasi pangan gratis ini akan dilaksanakan setiap hari dengan bantuan relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Masyarakat Surabaya juga bisa melaporkan tetangga atau keluarga yang sedang isolasi mandiri atau dalam kesulitan pangan melalui ACT Surabaya.

“Dalam program Lapor Min!! masyarakat bisa menyampaikan kepada kami jika menemukan kondisi saudara yang butuh bantuan pangan, silakan telepon kami di nomor (031) 8290570," ujar Rhiannah pada TribunJatim.com.

"Bahkan, masyarakat juga bisa konsultasi kesehatan gratis dan terhubung dengan dokter kami di Pusat Menara 165 Jakarta di nomor 021-2940-7165,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved