Breaking News:

Berita Mojokerto

Ratusan Narapidana di Mojokerto Dapat Remisi Kemerdekaan, 5 Langsung Bebas

Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas-IIB Mojokerto mendapat remisi yang bertepatan dengan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Kalapas Mojokerto, Dedy Cahyadi saat memberikan surat (RU II) untuk narapidana yang mendapat remisi HUT RI ke-76. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas-IIB Mojokerto mendapat remisi yang bertepatan dengan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73.

Sebanyak 314 narapidana yang memenuhi persyaratan Remisi Umum (RU) berhak memperoleh pengurangan masa tahanan bahkan lima di antaranya langsung bebas.

Kalapas Mojokerto, Dedy Cahyadi mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan serta Kepres Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi narapidana yang memenuhi persyaratan administratif maupun substantif berhak memperoleh pengurangan masa tahanan.

Remisi bagi narapidana ini merupakan tradisi setiap hari besar seperti HUT RI ke-76.

"Syarat administratif yang sudah ditetapkan yakni narapidana yang bersangkutan sudah divonis atau mendapat kekuatan hukum tetap serta sudah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan masa pidana untuk kasus pidana umum maka memperoleh pengurangan masa tahanan," ungkapnya, Selasa (17/8/2021).

Sesuai Surat Keputusan Remisi Lapas Kelas IIB Mojokerto sebanyak 298 WBP mendapat remisi umum atau RU 1. Sedangkan 18 narapidana mendapat RU II.

Sehingga, dari 18 orang yang memperoleh RU II ada lima narapidana setelah pemotongan masa hukuman dinyatakan bebas.

Dedy menyebut remisi ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi WBP berperilaku baik dan berperan aktif dalam program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIB Mojokerto.

"Jadi ada lima napi bebas yakni tiga kasus pencurian, satu kasus penggelapan dan satu kasus narkotika yang Subsidernya habis bertepatan hari kemerdekaan 17 Agustus ini," sebut Dedy.

Menurut dia, terkini jumlah penghuni Lapas terkini ada 972 orang di antaranya 44 tahanan dan 528 narapidana, 28 orang merupakan tahanan/ narapidana wanita.

Adapun klasifikasi sesuai pidana umum sebanyak 236 orang dan pidana khusus 736 orang terdiri dari 11 kasus korupsi, lima kasus ilegal loging dan 720 kasus narkotika.

"Jumlah penghuni Lapas Kelas IIB Mojokerto  sebanyak 972 orang yang kondisinya masih melebihi kapasitas namun aman terkendali dari Covid-19," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved