Breaking News:

Berita Magetan

Kasus Pencurian Besi Barang Bukti di Satpol PP Magetan Terus Menggelinding

Kasus penjualan besi Barang Bukti (BB) bekas media iklan oleh Kabid Tibum Tranmas (Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat) Satpol PP

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Doni Prasetyo
Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Fery Yogo Saputra diantara puluhan ton besi besi barang bukti yang dicuri dan dijual ke juragan rosok oleh pejabat Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Doni Prasetyo

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Kasus penjualan besi barang bukti (BB) bekas media iklan oleh Kabid Tibum Tranmas (Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat) Satpol PP Pemerintah Kabupaten Magetan berinitial A (Andy), hanya karena perintah atasan, mendekati kebenaran.

Namun sayang, Inspektur Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan belum membuka hasil pemeriksaan sejumlah pejabat di Satpol PP setempat dengan alasan belum menerima laporan dari tim Inspektorat yang ditugaskan.

"Pemeriksaan di lapangan sudah selesai, saat ini konsep laporan sedang disusun tim Inspektorat."kata Ari Widyatmoko SE kepada Surya via aplikasi whatsapp (WA).

Pejabat Inspektur yang di impor Bupati Magetan dari pejabat Auditor Madya Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur ini, juga masih merahasiakan siapa siapa pejabat yang terkait penjualan puluhan ton besi BB hasil sitaan Satpol PP Pemkab Magetan.

"Saya belum tahu detailnya,"kata Ari Widyatmoko SE singkat.

Karena semua PNS setempat berkeyakinan Kalau A, Kabid TT (Tibum Tranmas) Satpol PP ini hanya pelaksana, ada pejabat diatasnya yang memerintahkan penjualan besi BB sitaan yang jumlahnya sangat fantasi, sesuai hasil investigasi Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Pemkab Magetan Fery Yogo Saputro. 

Dikatakan Fery, besi besi yang diduga hasil sitaan Satpol PP Pemkab Magetan yang di simpan dibelakang rumah Sumadi alias Kucuk, pemilik bengkel las di Dusun Ngrampu, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan lebih dari dua truk seperti pengakuan Sumadi Kucuk kepada Surya sebelumnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pastikan Lab, Klinik, RS di Jatim Sesuaikan Harga Tes PCR Sesuai Arahan Presiden

"Saya menemukan besi BB dibelakang rumah Pak Kucuk, diakui Pak Kucuk, meski sulit kooperatif, lebih 5 truk kalau diangkut truk. Estimasi, kalau per truk berisi 4 ton besi BB, bisa puluhan ton,"kata Fery Yogo Saputra yang mengaku ditugaskan investigasi atas perintah Kasat Pol PP Rudy, yang baru menjabat beberapa bulan ini.

Seperti dikatakan Sumadi alias Kucuk pemilik bengkel las yang menerima besi BB Satpol PP Pemkab Magetan, besi besi hasil sitaan yang belum di BAP untuk dilaporkan ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) untuk pemasukan daerah. Karena pemilik besi bekas media iklan itu sudah tidak mengurusnya ke Satpol PP.

"Besi besi bekas itu yang bawa Pak A langsung dengan dua anggotanya. Tapi baru diturunkan beberapa saat, Pak A telepon besi besi bekas itu diminta mengantar ke gudang penyimpanan Satpol PP di Magetan. Karena gawat. Besi yang saya antar ada dua truk,"kata Sumadi Kucuk juragan besi rosok ini kepada Surya waktu itu.

Kasat Pol PP Pemkab Magetan Rudi Harsono, yang dikonfirmasi sudah menyerahkan semua ke Inspektorat untuk ditindak lanjuti.

"Sudah dalam pemeriksaan Inspektorat, kami masih menunggu hasilnya juga,"kata Kasat Pol PP Rudi Harsono. (tyo).

Kumpulan berita Magetan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved