Berita Trenggalek
Jalur Kendaraan Besar Ngampon-Bendo Trenggalek Ditutup 25 Hari, Ada Pembenahan Jembatan Bendo
Pemkab Trenggalek tengah membenahi Jembatan Bendo. Dampaknya Jalur Ngampon - Bendo, Kecamatan Pogalan ditutup 25 hari, hingga 19 September 2021.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek tengah membenahi Jembatan Bendo yang berada di Jalur Ngampon-Bendo, Kecamatan Pogalan.
Pembenahan itu menyebabkan jalur utama yang biasa dilewati truk dan bus itu ditutup hingga hampir sebulan.
Koordinator Lapangan Pembenahan Jembatan Bendo, Slamet mengatakan, jalan akan ditutup selama 25 hari, hingga 19 September 2021.
Waktu itu dibutuhkan agar beton jalan bisa padat sempurna, sehingga lebih awet.
Baca juga: DPRD Kabupaten Trenggalek Usul Rumah Sakit Darurat Juga Tangani Pemulasaraan Jenazah Covid-19
Selama itu, kendaraan roda empat, termasuk truk dan bus dilarang melintas. Jalur untuk kendaraan itu dialihkan menuju arah pusat kota.
"Jadi jembatan tidak bisa dilewati sampai pengerasan betonnya dirasa cukup dan selesai," kata Slamet, Jumat (20/8/2021).
Ia mengatakan, pembenahan yang dilakukan saat ini tergolong dalam penanganan darurat. Bagian jembatan akan dibenahi sehingga nantinya aman untuk dilintasi kendaraan.
Apalagi sebagai jalur kendaraan besar, keberadaan jembatan itu tergolong vital.
"Ini kan kondisi awalnya lobang. karena memang retak. kondisinya sudah tidak memenuhi utk kapasitas yang lewat. seperti truk. itu tidak menenuhi.
Ia menambahkan, "ini kan kemarin sudah berlubang. Diameternya sampai sekitar setengah meter. Letaknya menyebar. Kami benahi, kita bongkar, rencana kita cor plat lagi."
Baca juga: Tarif Tes PCR di RSUD Trenggalek Rp 350.000, Lebih Murah dari Permintaan Presiden
Untuk penutupan jalur, pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa pihak. Termasuk Satlantas Polres Trenggalek dan Dishub Trenggalek.
Papan pemberitahuan bahwa jalan ditutup dan arus lalu lintas dialihkan juga sudah dipasang di beberapa titik.
Bambang, salah seorang pengguna jalan, berharap Jembatan Bendo segera diperbaiki. Sebab, lubang di jembatan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Kalau saya sebagai pengguna jalan, berharapnya pembenahan seluruhnya. Karena yang melintas di sana juga bukan hanya kendaraan kecil, tapi banyak truk-truk besar," ucap dia.
Berita tentang Trenggalek
Berita tentang Jawa Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jembatan-bendo-di-kecamatan-pogalan-ditutup-208.jpg)