Berita Surabaya

Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Kembang Berjualan di Pinggir Jalan

Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan pasar di Jalan Pasar Kembang Nomor 15, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Minggu (22/8/2

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/febrianto
Petugas Pasar Sedang Memeriksa Bangunan Lantai Dua pasca kebakaran hebat yang menghanguskan pasar di Jalan Pasar Kembang Nomor 15, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Minggu (22/8/2021), 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan pasar di Jalan Pasar Kembang Nomor 15, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Minggu (22/8/2021), sejumlah pedagang pasar tetap beraktivitas seperti biasa.

Sempat melakukan evakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran, para penjual ini membuka lapaknya di pinggir jalan. Hal itu dikarenakan tempat usahanya terkena kobaran api besar.

Salah satu pedagang buah, Nasiyah (60), mengungkapkan, lokasi yang terbakar itu berada di lantai atas ditempati penjual makanan dan minuman. Sehingga, setiap hari sering menjadi tempat beristirahat petugas pasar dan pedagang.

"Kalau pemilik lapak yang di atas itu disuruh nunggu sampai satu tahun. Sementara penjual lainnya disuruh sampai satu minggu. Sambil menunggu perbaikan selesai. Stand di lantai bawah itu dihuni penjual buah, bumbu, sembako, pakaian, daging," ujar Nasiyah, Senin (23/8/2021).

Nasiyah juga menceritakan, pada saat kebakaran, banyak pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang barang berharganya agar tidak terkena api. 

"Saya jualan di pasar ini sudah lama. Beberapa pedagang masih ada yang menutup tokonya," tuntasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 23 unit diberangkatkan untuk memadamkan api.

Yakni 2 Unit Tempur Rayon 1 Pasar Turi, 1 Unit Tempur Rayon 2 Tambak Rejo, 1 Unit Tempur Rayon 3 Rungkut, 1 Unit Tempur Rayon 4 Wiyung, 2 Unit Tempur Rayon 5 Margomulyo, 1 Unit Tempur Pos TVRI, 1 Unit Tempur Pos Grudo, 1 Unit Tempur Pos Menur.

Kemudian, 1 Unit Tempur Pos Sukolilo, 1 Unit Tempur Pos Pegirian, 1 Unit Tempur Pos kandangan,  1 Unit Tempur Pos Jambangan, 1 Unit Tempur Pos Kalirungkut, 1 Unit Tempur Poskotis Joyoboyo, dan 7 Unit Tim Rescue. Serta 6 unit bantuan Tangki DKRTH.

Kabid Pembinaan dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Bambang Vistadi, mengatakan, pihaknya menerima berita pukul 15.53 WIB. Tiba di tempat kejadian 15.57 WIB .

"Unit tempur Pos Grudo langsung melaksanakan pemadaman. Api Pokok Padam 16.37 WIB. Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif 17.14 WIB," tuturnya.

"Luas keseluruhan 60x35 meter persegi. Luas yang terbakar 60x35 meter persegi penyebab diduga korsleting Listrik. Nihil korban jiwa," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari warga setempat yang kebetulan mempunyai stand di lantai 2 Pasar Kembang, awal mula api berasal dari lantai 2, warga yang melihat api semakin membesar dari tumpukan kayu yang berada di sisi selatan dalam pasar.

"Pedagang dan warga yang mengetahui mencoba menyiram dengan alat seadanya namun kepulan asap semakin mengepul dan api semakin membesar," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved