Trakindo Rilis Truk Tambang Cat 777E, Versi Terbaru 'Tanjakan Bukan Kendala'

PT Trakindo Utama resmi merilis truk tambang Cat 777E di bulan Agustus 2021 ini. Truk bermuatan tertinggi di kelasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
Truk tambang Cat 777E versi terbaru. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjawab beragam kebutuhan aktivitas pertambangan, PT Trakindo Utama (Trakindo) sebagai perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia resmi merilis versi terbaru dari truk tambang Cat 777E di bulan Agustus 2021 ini.

Kehadiran truk tambang tersebut diharapkan bisa memudahkan aktivitas pertambangan di era kini.

Terlebih, saat ini pula harga komoditas pertambangan trendnya sedang positif.

Product Manager Trakindo, Haris Dini Muharyanto mengatakan, Cat 777E merupakan off-highway truck yang biasa digunakan dalam pertambangan.

"Truk ini menawarkan muatan tertinggi di kelasnya, yakni 98,2 ton. Versi terbaru Truk Cat 777E menghadirkan peningkatan kinerja dan efisiensi bahan bakar untuk biaya angkut per ton yang lebih rendah," ujar Haris, Senin (23/8/21).

Baca juga: Tren Positif Pertambangan Bawa Optimisme Trakindo Kuasai Pasar dengan Truk Cat 777E Versi Terbaru

Lebih dari itu, truk ini juga diklaimnya telah terintegrasi dengan sejumlah teknologi baru Cat yang membantu meningkatkan efisiensi pengangkutan dan umur truk, seperti Advanced Productivity Electronic Control Strategy (APECS) untuk meningkatkan koordinasi transmisi dan mesin sehingga dapat memanfaatkan tenaga mesin dengan lebih baik.

Perihal dapur pacunya, kata dia, sudah dilengkapi dengan mesin C32 yang diperbarui, dimana kini torsi pada Cat 777E bertambah 7%, sehingga daya tarik dan kecepatan saat berada di tanjakan otomatis ikut meningkat.

Lalu ada fitur 2nd gear drive yang mengurangi waktu akselerasi dengan membuat truk langsung berada di gigi kedua saat kondisi tertentu.

"Fitur ini memungkinkan truk mencapai kecepatan optimal lebih cepat, menurunkan waktu siklus, dan meminimalkan jumlah perpindahan transmisi," imbuhnya.

Begitu pula dengan penggunaan bahan bakarnya, yabg juga jadi lebih ekonomis.

"Peningkatan efisiensi bahan bakar juga didukung adanya Adaptive Eco Mode (beserta mode lain yaitu Power dan ECO) yang memungkinkan pelanggan untuk mengurangi tenaga mesin (engine power) sebesar 0.5 hingga 15% yang disesuaikan dengan keadaan lapangan," kata Haris.

Baca juga: Reklamasi Lahan Pascatambang Batu Kapur di Tuban Telah Menunjukkan Peningkatan Kesuburan Tanah

Selain itu, masih kata Haris, ada pula fitur Auto Neutral Idle yang secara otomatis akan menggeser transmisi ke kondisi seperti netral jika mesin dalam posisi idle (diam) saat sedang di “D”.

Hari menambahkan, truk ini tidak hanya unggul disektor peningkatan performa dan efisiensi bahan bakarnya saja, melainkan juga mengedepankan kenyamanan dan keselamatan operator.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved