Berita Madura
Lima Warga Pamekasan Diserang Monyet Liar, Satu Orang Meninggal Dunia usai Digigit Tangannya
Tercatat lima warga Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang diserang monyet liar hingga Selasa 24 Agustus 2021 ini.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Tercatat lima warga Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, yang diserang monyet liar hingga Selasa 24 Agustus 2021 ini.
Bahkan, satu korban dikabarkan meninggal dunia usai digigit monyet liar yang turun dari alas setempat.
Kepala Desa Kacok, Baihaqi menjelaskan, keberadaan sejumlah monyet buas itu diperkirakan mulai turun dari alas sejak dua bulan lalu.
Namun, akhir-akhir ini warganya kembali diresahkan dengan turunnya monyet liar tersebut dari alas.
Kata dia, monyet liar ini berkeliaran masuk hingga ke pemukiman dan mengganggu aktivitas warga.
Tidak sedikit warga setempat yang digigit monyet liar ini.
Pengakuan Baihaqi, hingga saat ini korban yang digigit monyet liar itu diperkirakan sudah lima orang.
Kelima korban ini di antaranya warga Dusun Bapao, Desa Kacok dan Desa Rekkerrek (warga sebelah).
"Salah seorang korban yang berusia sekitar 65 tahun telah meninggal dunia usai digigit tangannya," kata Baihaqi kepada sejumlah media, Selasa (24/8/2021).
"Korban terbaru atas nama Bahrul Ulum, yang merupakan seorang santri Pondok Pesantren Kebun Baru," sambungnya.
Menurutnya, monyet liar tersebut menganggu aktivitas warganya pada sore dan malam hari.
Hal itu diketahui berdasarkan laporan dari sejumlah korban, bahwa hewan tersebut mengejarnya pada waktu malam.
"Ada seorang warga yang dikejar pada malam hari, dia lari ketakutan karena dikejar monyet," ungkapnya.
Baihaqi mengakut telah melaporkan kejadian itu kepada pemerintah tingkat kecamatan dan aparat kepolisian Palengaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/suasana-petugas-mencari-monyet-liar-di-desa-kacok-kabupaten-pamekasan.jpg)