Berita Arema

Tak Ada Laga Kandang, Arema FC Putar Otak Cari Pemasukan Tambahan

Arema FC tengah berupaya mencari pemasukan untuk menambal hilangnya pemasukan tiket dan iklan insidental senilai miliaran rupiah.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Taufiqur Rohman
aremafc.com via Surya Malang
Logo Arema FC 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Divisi Bisnis dan Marketing Arema FC mendapat tugas berat dari Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana.

Tugas berat itu ialah mencari pemasukan miliaran rupiah, sebagai ganti pemasukan dari ticketing dan iklan insidental pada e-board electric LED yang hilang, karena tidak ada laga kandang.

Menurut Manajer Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi pemasukan yang harus dicari untuk menambal hilangnya pemasukan tiket dan iklan insidental senilai miliaran rupiah.

"Liga 1 telah diputuskan tanpa penonton dan tidak ada istilah laga kandang. Sehingga sudah pasti Arema kehilangan pemasukan besar dari ticketing dan iklan insidental pada e-board."

"Tentu kami harus kerja keras lagi untuk mencari gantinya dari sektor lain, termasuk sponsorship. Target pemasukan untuk musim ini dari sponsorship minimal Rp 20 miliar," kata Yusrinal Fitriandi, Kamis (26/8/2021).

Nilai Rp 20 miliar itu untuk menambal hilangnya pemasukan klub dari 17 pertandingan kandang. Sementara kini Arema FC masih tengah berusaha 'deal' dengan beberapa sponsorship baru.

Baca juga: Presiden Arema FC Ingin Temui Bupati dan Wali Kota Malang, Ada Apa?

"Kami tengah berusaha untuk mendapatkan sponsorship baru dan juga memperpajang kontrak sponsorship lama, di antaranya MS Glow For men dan PT Indofood Sukses Makmur melalui produknya Indomie. Keduanya sudah dipastikan melanjutkan kerjasama dengan kami," jelasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved