Berita Surabaya

Mahasiswa Unesa Olah Limbah Cangkang Telur Jadi Losion Perawatan Kulit

Indonesia menduduki peringkat dua sebagai negara penghasil limbah makanan terbanyak di dunia. Setiap penduduknya bisa menghasilkan 300 kg limbah...

Penulis: Zainal Arif | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/zainal arif
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) UNESA yang terdiri dari Irgy Redityo Dawana, Sayyidah Anni’matus Sakdiyah Al-Lathifah, Alisa Arrizkiyah, dan Nila Apriliyanti memamerkan produk Locate (perawatan kulit dan losion) hasil olahan dari limbah cangkang telur. (zia) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Zainal Arif 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesia menduduki peringkat dua sebagai negara penghasil limbah makanan terbanyak di dunia. Setiap penduduknya bisa menghasilkan 300 kg limbah makanan per tahunnya (Katadata, 2020). 

Satu di antara limbah yang dihasilkan adalah cangkang telur yang jika dilihat dari tingkat konsumsi telur di Indonesia mencapai 1,7 juta ton.

Limbah sebanyak itu berdampak signifikan terhadap lingkungan. 

Karena itulah, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Unesa yang terdiri dari Irgy Redityo Dawana, Sayyidah Anni’matus Sakdiyah Al-Lathifah, Alisa Arrizkiyah, dan Nila Apriliyanti terdorong untuk mengolah limbah cangkang telur.

Satu di antaranya menjadi bahan perawatan kulit atau losion. Produk tersebut diberi nama Locate.

Irgy Redityo Dawana menceritakan, ide tersebut bermula dari keresahan mereka terhadap banyaknya limbah makanan, termasuk cangkang telur. 

Belum lagi, lanjutnya, jika melihat data BPS 2020, produksi telur mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. 

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI mencatat potensi produksi telur ayam 2020 sekitar 2 juta ton. 

“Kan berakhir limbah, terus mau dikemanakan? Tempat pembuangan akhir (TPA, red) makin menggunung,” tukasnya.

Dia dan rekan-rekannya dari prodi S-1 Pendidikan Fisika Unesa melakukan kajian dan banyak berdiskusi baik dengan pembimbing maupun dengan dosen lain seputar jenis limbah yang bisa dimanfaatkan beserta kandungan dan cara pengolahannya. 

Salah satu yang mereka temukan adalah cangkang telur ternyata memiliki banyak kandungan, tetapi masih jarang dimanfaatkan.

Mahasiswa angkatan 2019 itu menjelaskan, cangkang telur mengandung mineral; kalsium, strontium, fluorida, magnesium, dan selenium. 

Selain itu juga mengandung protein yang berserat atau kolagen yang banyak digunakan industri kecantikan karena dapat merawat dan meregenerasi kulit. 

“Kolagen bisa memutihkan, menyamarkan noda hitam, bahkan bekas luka,” terang ketua PKM itu.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved