Breaking News:

Berita Malang

Bikin Efek Jera, Satlantas Polresta Malang Kota Tayangkan Pelanggar Lalin Di Videotron

Satlantas Polresta Malang Kota menayangkan video para pelanggar lalu lintas di videotron

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com
Videotron Ramayana yang menayangkan video para pelanggar lalu lintas di Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bikin efek jera, Satlantas Polresta Malang Kota menayangkan video para pelanggar lalu lintas di videotron.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengatakan, inovasi tersebut dibuat pada Jumat (27/8/2021) lalu.

"Jadi, inovasi itu sudah kami lakukan sejak Jumat (27/8/2021). Selain ditayangkan di videotron, video pelanggar lalin (lalu lintas) itu juga kami tayangkan di Instagram Satlantas Polresta Malang Kota," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (30/8/2021).

Dirinya menerangkan, inovasi itu dibuat untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar. Disamping, juga sebagai bentuk sanksi sosial dan sanksi moral.

"Jadi yang biasanya kami laksanakan penilangan atau penegakan hukum (gakkum), efek jeranya kan sedikit. Kalau diviralkan dan ditayangkan di videotron, akan menumbuhkan rasa malu bagi pelanggar," jelasnya.

Baca juga: Ganggu Kenyamanan Masyarakat, Pengendara Motor Knalpot Brong Ditindak Satlantas Polresta Malang Kota

Dirinya mengungkapkan, video para pelanggar lalin itu ditayangkan di lima videotron yang tersebar di beberapa titik Kota Malang.

"Kami tayangkan video para pelanggar lalin di lima videotron, seperti di videotron Ramayana dan Pos Lantas Sarinah. Dan video tersebut, kami tayangkan selama tiga hari di videotron," tambahnya.

Yoppi berharap, inovasi tersebut dapat menekan pelanggaran lalu lintas di Kota Malang. Karena dengan diviralkan, maka secara tidak langsung pelanggar lalin akan merasa malu dengan pelanggaran yang dilakukannya.

"Inovasi ini terus kami evaluasi, apakah berpengaruh dan berdampak positif terhadap penurunan pelanggaran lalu lintas. Namun dari pantauan kami, inovasi ini sudah berdampak terhadap penurunan pelanggaran lalu lintas di Kota Malang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved