Breaking News:

Berita Gresik

Belasan Tahun Tidak Aktif Produksi, Kini Petrokimia Gresik Bisa Bantu Oksigen ke Pemprov Jatim 

Petrokimia Gresik, bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur (Jatim) kembalimemberikan bantuan Corporate Social Responsibility

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
Dirut PG, Dwi Satriyo Annurogo dan Gubernut Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP) Petrokimia Gresik, Selasa (31/8/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Petrokimia Gresik, bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur (Jatim) kembali memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) oksigen cair dari Unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP) Petrokimia Gresik kepada Pemerintah Jawa Timur, Selasa (31/8/2021).

Bantuan tersebut dari pabrik yang sudah berhenti beroperasi selama sebelas tahun. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo selaku Ketua Satgas BUMN Jatim  mengatakan sebanyak 31 ton oksigen untuk mendukung program pelayanan oksigen gratis untuk mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim di beberapa daerah sebagai upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19

"Bantuan oksigen cair ini merupakan produk dari unit produksi oksigen Petrokimia Gresik yang sudah berhenti beroperasi selama sebelas tahun dan baru saja diaktifkan kembali pada 15 Agustus 2021 lalu," kata Dwi Satriyo, bersama anggota satgas lainnya. 

Bantuan oksigen diserahkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo selaku Ketua Satgas BUMN Jatim bersama anggota satgas lainnya, kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau  Unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP) Petrokimia Gresik. 

Baca juga: Vaksinasi Santri, Lebih 50 Persen Warga Kota Pasuruan Sudah Tervaksin

“Reaktivasi Unit Produksi Oksigen ini sekaligus menjadi wujud optimalisasi peran Petrokimia Gresik sebagai Koordinator Satgas BUMN Wilayah Jatim,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah  Indar Parawansa, mengatakan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dan penguatan untuk Pemprov Jatim dari Satgas BUMN Jatim dalam pengendalian kasus Covid-19

"Bantuan ini wujud implementasi gotong royong yang terbangun di Jatim. Bahwa kebutuhan oksigen di Jatim meningkat mulai bulan Juli, dan Satgas BUMN Jatim telah memberikan dukungan dengan reaktivasi Unit Produksi Oksigen milik Petrokimia Gresik ini," kata  Khofifah. 

Menurut  Khofifah, satgas BUMN Jatim memiliki peranan besar dalam penanggulangan Covid-19

Meskipun kondisi atau kasus Covid-19 melandai, semua harus tetap disiapsiagakan.

"Di antaranya dengan reaktivasi Unit Produksi Oksigen Petrokimia Gresik ini," imbuhnya. (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved