Bank Mandiri Menuju Beyond Digital Banking, Super App Livin’ by Mandiri Terus Disempurnakan
Bank Mandiri menuju beyond digital banking dengan super app untuk nasabah retail dan super platform untuk nasabah korporasi.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Handi Lestari
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Bank Mandiri Tbk atau Bank Mandiri, memiliki strategi dan rencana besar untuk meluncurkan layanan digital retail bank. Yang sepenuhnya dapat melayani seluruh kebutuhan nasabah retail tanpa harus melakukan konversi menjadi bank digital (neobank), seperti yang ditempuh beberapa bank nasional lainnya.
"Bank Mandiri meyakini modal besarnya yang tidak dimiliki perbankan lainnya adalah ekosistem perbankan yang sudah mapan dan dipercaya berbagai pihak," kata Direktur Manajemen Risiko PT Bank Mandiri Tbk, Ahmad Siddik Badruddin, Jumat (3/9/2021).
Sebagai salah satu bank dengan basis pelanggan wholesale terbesar, Bank Mandiri juga akan mengajak para nasabah korporasinya untuk juga bisa memanfaatkan potensi yang ditawarkan oleh beragam layanan digital yang terus berkembang.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, dalam paparan publik belum lama ini menyatakan bahwa perseroan akan lebih fokus memacu inovasi digital untuk meningkatkan akses nasabah kepada layanan dan produk perbankan.
Dalam waktu dekat, Livin’ by Mandiri akan terus ditingkatkan dan disempurnakan fitur-fiturnya untuk menjadi sebuah super app yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan transaksi finansial nasabah ritel, terutama dari Mandiri Group. Langkah ini diharapkan akan mendorong Bank Mandiri menjadi beyond digital banking.
Rencana besar Bank Mandiri menjadi beyond digital banking tersebut salah satunya diwujudkan melalui aplikasi super (super app) Livin’ by Mandiri yang terus dilengkapi dan disempurnakan dari waktu ke waktu.
Melalui super app ini, nasabah memiliki banyak opsi untuk melakukan semua transaksi secara digital melalui satu aplikasi. Super app Bank Mandiri ini rencananya akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.
“Tahun ini, kita sudah memperkenalkan digital platform untuk retail banking kami dengan brand Livin’ by Mandiri, dan kita akan terus mengembangkan produk-produk dan layanan yang terintegrasi digital via Livin’," jelas Ahmad Siddik.
Menurutnya, melalui pengembangan produk dan layanan yang terintegrasi di dalam super app ini, nantinya Livin’ akan menjadi satu layanan digital bank yang terintegrasi, di mana nasabah-nasabah Bank Mandiri dapat mengakses semua produk jasa keuangan retail banking, terutama yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan Mandiri Group.
Saat ini, Bank Mandiri juga telah mengembangkan layanan dan produk perbankan terbaik melalui Mandiri Digital untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah retail dan korporasi.
Untuk nasabah retail meliputi layanan buka rekening online, aplikasi Livin’ by Mandiri, kartu prabayar Mandiri e-Money, serta layanan informasi berbasis kecerdasan buatan Mandiri Intelligent Assistant (MITA) yang ada pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri (+628118414000).
Sedangkan untuk nasabah korporasi, meliputi Mandiri Cash Management (MCM), Mandiri Internet Bisnis (MIB), Mandiri Global Trade, Mandiri Financial Supply Chain Management (FSCM) dan Mandiri Application Programming Interface (API).
“Dalam group kami, misalnya ada perusahaan asuransi, ada Mandiri Sekuritas untuk yang ingin jual beli saham, kemudian yang ingin membeli Reksadana melalui Mandiri Manajemen Investasi, dan lain-lain. Semua layanan itu ke depannya akan diintegrasikan melalui super app Livin’ by Mandiri, termasuk juga nanti mengenai private banking, credit card business, dan yang lain, sehingga di super app kami dapat melakukan belanja, pembayaran, investasi, dan yang lain,” tambah Ahmad Siddik.
Secara terpisah, SVP Transaction Banking and Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif baru Bank Indonesia dalam melakukan pilot project QRIS lintas negara dengan penerapan SNAP (Standarisasi Open Application Programming Interfaces) karena berpotensi meningkatkan transaksi digital melalui aplikasi Livin’ di bidang ekonomi dan pariwisata. Dengan SNAP, wisatawan Indonesia di luar negeri atau wisatawan mancanegara di Indonesia akan semakin mudah menggunakan uang elektronik yang diterbitkan di negara yang dikunjunginya.
Baca juga: Kartu ATM Lama Terblokir? Cek Cara Mengatasinya dan Biaya Ganti Kartu Chip Bank Mandiri, BCA dan BNI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jajaran-manajemen-bank-mandiri-regional-viiijawa-3-saat-mengenalkan-aplikasi-livin-by-mandiri.jpg)