Berita Entertainment
Nasib Makam Mantan Suami Muzdalifah Disorot, Rumah Tak Juga Terjual, Fadel Islami: Nanti Bangun Baru
Fadel Islami, suami Muzdalifah yang sekarang pernah mengungkap alasan dijualnya rumah bernuansa emas tersebut. Bagaimana nasib makam mantan suami?
Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Rumah mewah Muzdalifah tak kunjung terjual.
Padahal rumah Muzdalifah peninggalan almarhum suaminya itu sudah dijual sejak lama.
Di sisi lain, kondisi makam mantan suami Muzdalifah yang berada di sana juga disorot.
Fadel Islami, suami Muzdalifah yang sekarang pernah mengungkap alasan dijualnya rumah mewah bernuansa emas tersebut.
Baca juga: Jerit Anak Muzdalifah Lihat Perlakuan Fadel Islami ke Ibunya, Ucap Kata Tak Terduga, Fadel: Makasih
Sejak menikah dengan Fadel Islami, kehidupan Muzdalifah kian disorot.
Beberapa waktu lalu, ramai Muzdalifah dikabarkan bangkrut.
Bahkan, Muzdalifah mengaku ingin menjual rumah mewah yang ditempatinya.
Padahal rumah mewah tersebut merupakan rumah peninggalan suami pertamanya.
Baca juga: Fadel Islami Mendadak Bahas Pria Tampan: Beruntung, Muzdalifah Disindir Suami? Selama ini Adem Ayem
Hal tersebut membuat isu Muzdalifah bangkrut kian menguat.
Sejak Muzdalifah mengumumkan prihal rumah dijual namun hingga kini belum ada yang berjodoh dengan hunian mewah tersebut.
Di samping itu, karena rumahnya belum laku-laku, Muzdalifah dan sang suami, Fadel Islami, membuka bisnis berupa cafe di rumah mewahnya tersebut.
"Rumahnya sebenarnya dijual juga iya, ditempati usaha juga iya. Cuman karena belum ada yang pas mungkin dengan harganya, belum dapat yang bener-bener deal, ya kita manfaatin aja sih," ungkap Fadel Islami di YouTube Intens Investigasi beberapa waktu lalu.
Baca juga: 2 Tahun Nikahi Muzdalifah, Fadel Islami Singgung Beda Wanita Muda dan Matang: Beruntunglah Pria itu
Kabar Muzdalifah hendak menjual rumah warisan dari suami pertamanya itu berhembus kencang sejak tahun 2019.
Tak main-main, rumah mewah itu dihargai Rp 32 miliar.
Bahkan Uya Kuya hingga Baim Wong pernah berceletuk hendak menawarnya.