Berita Entertainment
Santai, Saipul Jamil Sebut Comeback Karir Tak Terhalang Meski Petisi Ramai: Yang Gak Suka Jadi Cinta
Inilah tanggapan Saipul Jamil saat tahu ada petisi yang memboikot dirinya hingga mengomentari caranya merayakan kebebasannya dari penjara.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Saipul Jamil sosok pedangdut yang kini sedang ramai disoroti karena selebrasi kebebasannya dari penjara.
Saipul Jamil akhirnya benar-benar terbebas murni pasca 6 tahun tinggal di penjara.
Akibat kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah usia, mantan suami Dewi Perssik ini harus berada di bui.
Selepas kepergiannya dari penjara, banyak pihak yang menyayangkan cara Saipul Jamil merayakan dengan selebrasi.
Tak sedikit yang menganggap tindakan Saipul Jamil bisa memicu trauma korban.
Baca juga: Padahal Pelaku, Saipul Jamil Ngotot Eksis Lagi di Dunia Hiburan, Tangisannya Dianggap Playing Victim
Terbaru, Saipul Jamil akhirnya blak-blakan soal anggapan tentang dirinya.
Termasuk membludaknya angka tanda tangan petisi yang memboikot pedangdut pria itu.
Saipul Jamil santai dan Saipul justru optimis dengan comeback karirnya kembali ke dunia layar kaca.

Menurut mantan suami Dewi Pessik ini, pemboikotan dan kritik yang diterimanya tak menghalanginya untuk kembali melanjutnya kehidupan dan karirnya di dunia entertainment.
Meski merasakan sakit akan cacian yang terus diterimanya, Saipul mencoba menanggapinya dengan santai.
"Oh nggak, tidak menghambat. Paling gini kadang-kadang kalo suka baca haters, cuma sesaat doang. Sedetik oh ada yang begitu," kata Saipul Jamil saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, Senin (6/9/2021), dikutip TribunJatim.com dari Tribunnews.
Baca juga: Padahal Sudah Bersuami, Dewi Perssik Kesal Disuruh Rujuk Sama Saipul Jamil, Bongkar Rahasia Mantan
Pria 41 tahun ini mengaku hanya bisa sabar dan menyerahkan semua pada Tuhan dan kuat untuk melanjutkan kehidupannya yang baru.
"Paling saya istighfar saya jalan lagi bismillah," ujarnya.
Saipul Jamil tak mau ambil pusing atas pemboikotan dirinya.
Ia juga mencoba tak menghiraukan apa yang sedang terjadi dan menganggapnya sebagai cibiran semata.